pasang iklan

TNI AD Evakuasi Guru dan Warga dari Kiwirok ke Jayapura

JAYAPURA, JAGAPAPUA.COM - Kejadian teror oleh KST di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua telah menyebabkan belasan warga mengungsi ke Pos Satgas Pamtas Yonif 403/WP. Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan, warga yang mengungsi di Pos TNI tersebut seluruhnya merupakan warga dari luar Kiwirok.

"Saat ini jumlah masyarakat yang mengungsi di Pos Satgas Pamtas Yonif 403/WP berjumlah 17 orang yang kesemuanya merupakan warga pendatang," katanya kepada wartawan di Jayapura, Rabu (22/9).

Selain itu, Izak Pangemanan menyampaikan Personel TNI dari Kolakops Korem 172/PWY kembali mengevakuasi 3 orang ke Jayapura, Papua. Evakuasi dilakukan menggunakan helikopter tipe 412 EP TNI-AD Noreg HA-5155. Dari ketiganya, 2 diantaranya adalah pendatang asal Biak dan Medan sedangkan 1 orang adalah warga asli Distrik Kiwirok.

Menurut Izak, ketiga warga itu telah diantar staf Teritorial Korem 172/PWY ke rumah mereka masing-masing di Jayapura.

"Ketiga pengungsi tersebut merupakan 2 orang masyarakat pendatang atas nama Magdalena Esawaek (39) asal Biak guru SMP, Rospiani Purba (55) asal Medan guru SMP, dan 1 orang masyarakat asli Kiwirok Yosepa Taplo (50) ibu rumah tangga," ujar Izak Pangemanan.

Untuk memenuhi kebutuhan warga pengungsi di Pos TNI, Izak mengatakan pihak TNI memenuhi kebutuhan warga dengan bantuan makanan yang dikirim menggunakan helikopter dari Jayapura. Ia menambahkan, kondisi warga yang mengungsi dalam keadaan baik dan aman.

Hingga kini, tim gabungan TNI-Polri terus melakukan pengejaran terhadap KST Ngalum Kupel di Wilayah Kiwirok. TNI juga telah menambahkan jumlah pasukan untuk melaksanakan pemulihan keamanan. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery

Kaos design