pasang iklan

Pertumbuhan Ekonomi Papua dan Maluku Lampaui Nasional

JAKARTA, JAGAPAPUA.COMBadan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi di Papua dan Maluku melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang kuartal III-2023. Ekonomi Indonesia pada kuartal III-2023 tercatat tumbuh sebesar 4,94% secara tahunan (year on year/yoy). Sedangkan, Papua dan Maluku mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi, yaitu sebesar 9,25% secara tahunan (year-on-year/yoy).

 “Pertumbuhan ekonomi tetap tumbuh meski terlambat di beberapa pulau, kecuali Maluku dan Papua. Maluku dan Papua secara agregat menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang menguat, bahkan yang tertinggi dibandingkan wilayah lain pada kuartal/2023,” kata Plt. Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers, Senin (6/11/2023).

Ia menjelaskan pertumbuhan ekonomi di Maluku dan Papua utamanya ditopang oleh sektor pertambangan dan penggalian, perdagangan, serta konstruksi. Meski demikian, kontribusi pertumbuhan ekonomi Maluku dan Papua terhadap nasional masih sangat kecil, yaitu hanya sebesar 2,59%.

Meskipun pertumbuhan ekonomi kedua pulau tersebut cukup tinggi, struktur perekonomian Indonesia secara spasial masih didominasi oleh Pulau Jawa yang memberikan kontribusi terhadap keseluruhan PDB sebesar 57,12%. Adapun, Papua dan Maluku, serta Sulawesi hanya sebesar masing-masing 2,59% dan 7,25%.

Sementara itu, Pulau Jawa mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,83 persen, ditopang oleh pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat, dengan sektor penopang utamanya informasi & komunikasi, perdagangan, juga akomodasi makan & minum.

Selanjutnya, Pulau Sumatera mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,50% yoy, dengan penopangnya dari Sumatera Utara, Riau, dan Sumatera Selatan, dengan sektornya perdagangan, konstruksi, serta pertanian kehutanan dan perikanan.

Ia menerangkan bahwa Pulau Kalimantan tumbuh sebesar 4,83% yoy pada kuartal III/2023, sumber utama pertumbuhan dikontribusikan oleh Kalimantan Timur, yang berasal dari sektor industri pengolahan, konstruksi, juga pertambangan dan penggalian.

Sedangkan, Pulau Sulawesi mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,44%, dikontribusikan oleh Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan, dengan sumber pertumbuhan utamanya berasal dari industri pengolahan, pertambangan dan penggalian, serta perdagangan.

Adapun, pertumbuhan ekonomi kawasan Bali Nusa Tenggara mencapai 3,43%, dengan sumber pertumbuhan utamanya adalah dari Bali yang berasal dari sektor akomodasi makan & minum, transportasi, pergudangan, dan jasa keuangan. Menurutnya, perkembangan ini sejalan dengan pulihnya sektor pariwisata di kawasan tersebut. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery