pasang iklan

Sediakan Pulau Manus Bantu Australia, PNG Terima Efek Negatif

JAGAPAPUA.COM - PNG Solution adalah kerja sama Australia dengan PNG yang tujuannya untuk mengakomodir kepentingan Australia dalam menangani kedatangan ilegal para pengungsi dan pencari suaka yang hendak memasuki wilayah Australia dengan membangun Pusat Penahanan (Detention Center). Dalam kerja sama tersebut, PNG bersedia menjadikan Pulau Manus yang terletak di sebelah utara wilayah PNG untuk dijadikan tempat khusus Detention Center dengan skema pembiayaan kebutuhan tempat tersebut sepenuhnya ditanggung oleh Australia. PNG juga mengajukan beberapa poin kepada Australia untuk mendukung kepentingan dan kebutuhan PNG terutama dalam mencapai Visi PNG 2050.

Detention Center milik Autralia ini sempat ditutup selama 8 tahun pada tahun 2008 di bawah pemerintahan Perdana Menteri John Howard. Pada saat itu kebijakan ini bernama Pasific Solution yang pada tahun 2012 dibuka kembali, kemudian pada tahun 2013 diberi nama PNG Solution. Pada tahun 2013, diterapkan kebijakan Operation Sovereign Borders di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Tony Abbott. Alhasil kebijakan tersebut berhasil menolak seluruh kedatangan ilegal para pengungsi dan pencari suaka tersebut dan ditahan di Pulau Manus Papua Nugini. Hal ini mendatangkan dampak positif dan negatif bagi Papua Nugini.

Keberadaan Detention Center memberikan keuntungan berupa penyerapan tenaga kerja bagi penduduk asli Pulau Manus dan penduduk PNG pada umumnya. Akan tetapi terdapat dampak negatif yang dirasakan oleh PNG seperti meningkatnya angka kriminalitas di sekitar wilayah tersebut, terganggunya stabilitas keamanan wilayah hingga terciptanya image negatif bagi PNG umumnya di mata negara-negara lain. Hal ini juga mempengaruhi iklim investasi di dalam negeri PNG yang semakin menurunkan daya tarik negara lain selain Australia untuk menanamkan investasi di PNG.

Di tengah upaya Papua Nugini untuk membangun negara menuju tercapainya Visi Papua Nugini 2050, hubungan kerja sama dengan Australia mendatangkan keuntungan juga kerugian. Keuntungan berupa bantuan dana dan edukasi serta penyerapan tenaga kerja PNG melalui keberadaan Detention Center. Sedangkan kerugian dialami di dalam negeri juga terefleksi keluar negri yang menyebakan turunnya citra PNG di mata negara-negara lain. Hal ini menjadi dilema tersendiri bagi PNG. Meskipun demikian PNG memilih untuk tetap melanjutkan hubungan kerja sama dengan Australia dengan menambahkan poin-poin terutama terkait besaran bantuan Australia untuk pembangunan infrastruktur Papua Nugini dan pemeriksaan identitas, kesehatan dan keamanan para pengungsi dan pencari suaka yang masuk ke Detention Center Pulau Manus (Australian Government, 2013). (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (4)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery