pasang iklan

Serangan Tajam Michelle Obama untuk Trump Soal Rasisme

JAGAPAPUA.COM -  “Trump adalah presiden yang salah untuk negara kita”, ucap Michellle Obama, mantan Ibu negara adidaya itu. Ungkapan ini disampaikan olehnya melalui rekaman video dalam konvensi virtual Partai Demokrat pada senin (17/8) malam kemarin ketika Partai Demokrat akan mengumumkan Joe Biden sebagai penantang Gedung Putih di pemilihan umum Presiden Amerika Serikat pada tanggal 3 november 2020 mendatang.

Dalam rekaman video tersebut, Michellle Obama, menyoroti beberapa kasus yang tidak selesai di masa pemerintahan Presiden Donald Trump. Fakta sederhana mengenai black live matters yang hingga kini masih mendapat cemoohan dari para pimpinan dan pejabat tertinggi negara itu. Pimpinan Gedung Putih ini dinilai kurang berempati sama sekali terhadap persoalan perbedaan kulit dan justru sering menimbulkan perpecahan dan kekacauan.

Ia menambahkan bahwa selama empat tahun terakhir merasa sulit menjelaskan kepada anak-anak warga berkulit hitam bahwa para pejabat negara AS menganggap sesama warga negara sebagai musuh dan menjadikan supremasi bagi kulit putih di atas segala kepentingan. Sebagaimana dalam rekaman video tersebut, ia mengatakan “ They see our leaders labelling fellow citizens enemies of the states, while emboldening torch-bearing white supremacists”.

Presiden Trump dianggap memiliki waktu yang cukup untuk membuktikan kinerja yang baik dengan menyelesaikan permasalahan yang ada, akan tetapi ia dinilai telah gagal dan tidak dapat menjadi seseorang yang dibutuhkan oleh masyarakat Amerika Serikat. Pada kesempatan itu, Michellle Obama juga menyebutkan bahwa sosok Joe Biden adalah sosok yang tepat untuk Presiden AS selanjutnya. Ia menceritakan pengalaman Joe Biden saat menjadi wakil presiden AS, Barrack Obama, suaminya dan mengajak semua masyarakat AS untuk memilih Joe Biden seperti harapan hidup bergantung kepadanya.

Video tersebut sangat emosional sehingga menarik perbincangan di banyak media. Anthony Zurcher, seorang reporter Amerika Utara berpendapat bahwa dalam video itu, Michelle Obama tidak berusaha meyakinkan Partai Republik untuk beralih memilih Joe Biden karena itu merupakan pekerjaan John Kasich. Ia lebih menarik simpati kepada masyarakat untuk menjadikan momen pemilu depan menjadi momen penting untuk bergerak dan bertindak. Selain itu, John Kasich juga mengatakan hal yang sama mendukung perkataan Michelle Obama dengan menyatakan dukungan kepada Joe Biden dengan berlandaskan terhadap apa yang sedang terjadi saat ini di Amerika Serikat. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery