pasang iklan

Trump Sebut Aksi Rasisme di AS Sebagai Teror Domestik

JAGAPAPUA.COM - Presiden AS Donald Trump akhirnya mengunjungi Kenosha, Wisconsin, dan memberikan dukungan untuk penegakan hukum atas insiden penembakan Jacob Blake. Ia mengunjungi beberapa tempat yang hancur terbakar di tengah protes yang berlangsung. Ia menyebut bahwa aksi protes tersebut bukanlah aksi damai tetapi justru teror domestik yang mengarah kepada penghancuran di Kota Midwestern kepada para pemimpin bisnis lokal saat dalam sebuah pertemuan.

"Ini bukan aksi protes damai, tapi benar-benar teror domestik," kata Donald Trump.

Ia juga menuduh media hanya mengangkat insiden penembakan yang melibatkan petugas kepolisian AS. Selain itu, Trump juga menyampaikan bahwa pemerintahannya akan memberikan dana yang cukup besar untuk membantu menghidupkan kembali bisnis Kenosha yang telah rusak dan dana yang cukup untuk penegakan hukum kasus yang terjadi di kota tersebut.

Trump dalam kunjungannya juga menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas insiden penembakan tersebut akan tetapi ia mengaku tidak yakin apabila ada praktik rasisme sistemik dalam upaya penegakan hukum di Kenosha. Meskipun demikian dalam kunjungannya ke Kenosha, Trump tidak menemui keluarga Jacob Blake.

Perihal pesan Trump yang mendorong adanya penegakan hukum dan ketertiban telah mengundang komentar dari Joe Biden dengan mengatakan bahwa Trump justru memicu perpecahan rasial di Amerika Serikat.

"Api sedang berkobar dan kami memiliki seorang presiden yang mengipasi api daripada memadamkan api," kata Joe Biden, mantan wakil presiden AS itu menjelang perjalanan hari Selasa, melansir dari BBC News, 2 september.

Sebelumnya, kunjungan Trump ke Kenosha telah mendapat respon dari gubernur dan walikota Demokrat untuk menjauh karena akan membuat kondisi semakin memanas. Gubernur Demokrat Wiconsin menyebut bahwa kunjungan Trump justru akan menghalangi pemulihan kondisi yang sedang tidak stabil. Sedangkan Walikota Kenosha, John Antaramian mengatakan bahwa saat itu bukanlah waktu yang tepat untuk Trump berkunjung.

Sementara itu Mark Pocan, seorang Demokrat di Wiconsin dalam Twitter menyebut bahwa kunjungan Presiden AS itu ke Kenosha adalah untuk menyebarkan kebencian. Demokrat menuduh Trump justru memperbesar api kerusuhan daripada memadamkannya. Hal ini dikarenakan mereka menyoroti perhatian Trump justru kepada kerusakan dan kekerasan yang menyertai aksi protes tersebut daripada kepada aspirasi maupun keluhan para demonstran anti-rasisme. Hingga kini, Kenosha telah muncul sebagai pusat baru perdebatan ras dan kekerasan dan sekaligus mengamati bagaimana para kandidat presiden AS merespon dan menangani persoalan yang sedang memanas tersebut. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (2)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery