pasang iklan

Papua Nugini Kembali Buka Perjalanan Internasional

JAGAPAPUA.COM - Papua Nugini (PNG) telah menutup perbatasan negaranya dari beberapa penerbangan internasional akibat pandemi Virus Corona. Kini Papua Nugini perlahan telah membuka kembali perbatasannya untuk penerbangan ke empat negara lain. Empat negara tersebut adalah Hong Kong, Jepang, Kepulauan Solomon dan Singapura selain Australia yang telah memiliki akses sebelumnya.

PNG juga telah mencabut jam malam harian di Ibu Kota Port Moresby sebagai respon ketat terhadap pandemi Corona. Sebelumnya di ibu kota yang memiliki julukan kota paling berbahaya di dunia ini telah diberlakukan jam malam yaitu dari pukul 12 siang hingga pukul 5 pagi. Akan tetapi pencabutan jam malam harian di Port Moresby tidak berlaku di kota lain, semua respon pembatasan karena pandemi Corona tetap berlaku dan tidak ada perubahan baru.

Bagi calon penumpang dengan tujuan ke PNG harus memperhatikan beberapa peraturan yang telah ditentukan. Sebelum melakukan penerbangan, calon penumpang harus mendapat persetujuan dari tempat mereka bekerja. Selain itu, calon penumpang juga diwajibkan melakukan tes swab sebelumnya dan menunjukkan hasilnya tes dengan keterangan negatif Covid-19 untuk diizinkan melakukan penerbangan.

Post Moresby memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan termasuk wisatawan dari negara lain. Dasar laut terindah di wilayah ibu kota PNG ini merupakan surga dunia bagi para penyelam. Lokasi terbaik penyelaman terdapat di lepas pantai dan cekungan terumbu karang dimana para penyelam dapat melihat banyak organisme air yang menakjubkan.

Port Moresby terbagi menjadi 2 kawasan yaitu kawasan kota di pinggir pantai dimana para warga negara asing dan pribumi kaya raya tinggal dan kawasan lain dengan mayoritas warga pribumi tinggal. Di kawasan pinggir pantai merupakan kawasan yang menjadi pusat pariwisata dan banyak hotel serta fasilitas lain telah terbangun. Pandemi Corona yang menyebabkan pembatasan di Port Moresby berdampak terhadap sektor pariwisata yang juga menarik mata banyak negara lain.

Sementara itu, hingga kini PNG telah mencatat sebanyak 540 orang warga negaranya telah terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia adalah sebanyak 7 orang. Sedangkan jumlah pasien sembuh sebanyak 527 orang. Dengan jumlah ini, Papua nugini merupakan negara dengan kasus infeksi virus Corona terbesar di Papua Nugini. Pemerintah Papua Nugini telah melakukan berbagai tindakan untuk meminimalisir penularan virus Corona sebelum vaksin virus ini dapat ditemukan. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (147)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery