pasang iklan

ULMWP Tolak New York Agreement, Minta PBB Fasilitasi Referendum

PAPUA, JAGAPAPUA.COM - United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) menyebut bahwa perjanjian New York (New York Agreement) adalah ilegal. Dalam press releasenya, ULMWP mengklaim bahwa pada tanggal 15 Agustus 1962 tersebut, rakyat Papua sebagai pemilik tanah tidak dilibatkan seutuhnya. 

Pada New York Agreement, beberapa pasal diatur tentang pelaksanaan Penentuan Nasib Sendiri (self determination) bagi rakyat Papua, yang akhirnya terjadilah Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) pada tanggal 14 Juli – 2 Agustus 1969 di Papua.

Dalam pandangan ULMWP, pelaksanaan Pepera 1969 sangat bertentangan dengan standar Hak Asasi Manusia dan hukum internasional. Indonesia hanya memilih 1.025 orang Papua sebagai peserta dari total penduduk saat itu 800.000 orang Papua. Menurut ULMWP, Indonesia menekan 1.025 peserta tersebut dengan moncong senjata dan memaksa mereka agar memilih bergabung ke Indonesia. Ketika hasil Pepera 1969 dilaporkan oleh Indonesia di Sidang Majelis Umum PBB, negara-negara Afrika protes karena dianggap cacat hukum dan moral, sehingga PBB tidak mengesahkan Papua bagian dari Indonesia tetapi hanya mencatat laporan tersebut.

ULMWP juga menolak New York Agreement karena menurutnya perjanjian tersebut hanya sebagai formalitas semata untuk menjawab ketentuan pasal-pasal dalam New York Agreement. Bagi ULMWP bangsa asing yang terlibat tersebut melakukan konspirasi hanya demi kepentingan menguras sumber daya alam di Papua sambil secara sistematis membunuh hak politik dan masa depan kehidupan bangsa Papua di atas tanahnya sendiri.

Oleh karena itu, United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) menghimbau kepada seluruh element bangsa dan rakyat West Papua untuk melakukan aksi demonstrasi damai, mimbar bebas dan ibadah dalam rangka penolaksan New York Agreement 15 Agustus, dan mendesak kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memfasilitasi referendum kemerdekaan bagi West Papua (Kr)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery