pasang iklan

TNI Akan Kirimkan Dua Batalyon Tempur Raider Ke Papua

JAGAPAPUA.COM - TNI sebut dua batalyon pasukan tempur elit Raider akan dikirimkan ke Papua untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Pasalnya, ancaman kekerasan dan serangan-serangan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) OPM belakangan semakin agresif di berbagai tempat. Serangan KKSB telah menelan banyak korban tidak hanya aparat keamanan melainkan juga warga sipil.

Kedua batalyon yang dikirim ke Papua tersebut adalah pasukan dari Batalyon Infanteri Raider 715/Matuliato dari Kodam XIII/Merdeka dan Batalyon Infanteri Raider 700/Wira Yudha Cakti dari Kodam XIV/Hasanuddin. Masing-masing batalyon telah dipersiapkan untuk melaksanakan tugas di Papua. 

"Yonif Raider 715/Motuliato nantinya akan diberangkatkan dalam tugas operasi mobile di wilayah Papua, untuk itu perlu adanya pemeriksaan kesiapan operasi oleh Pangdam XIII/Merdeka sebelum diberangkatkan ke medan tugas," kata Mayor Jenderal Santos G Matondang, Pangdam XIII/Merdeka, dilansir dari Viva Militer (16/10).

Sedangkan Yonif Raider 700/WYC bertugas dalam operasi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Penyangga Mobile di bawah komando Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayor Jenderal Andi Sumangerukka juga telah memastikan kesiapan pasukan batalyon sebelum melaksanakan tugas di Papua.

Situasi di Papua semakin mencekam setelah terjadi banyak kasus pada beberapa bulan terakhir termasuk kasus pembunuhan Pendeta Yeremia yang sedang diselidiki oleh Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF). Sebelumnya pasukan elit Banteng Raiders 400 Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah berhasil menggempur serangan separatis bersenjata dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, Organisasi Papua Merdeka. Diketahui serangan pasukan Banteng Raider berawal dari upaya serangan yang dilancarkan OPM ke Bandara Bilorai di sekitar Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Dalam serangan itu, pasukan Banteng Raiders berhasil memukul mundur KKSB hingga melarikan diri ke dalam hutan. Diketahui salah satu dari anggota KKSB terluka tembak dan diperkirakan telah dibantu untuk melarikan diri oleh kawannya. Dari hutan tersebut, pasukan Banteng Raider menemukan senjata laras panjang milik OPM dan mengamankan sejumlah amunisi berukuran besar 5,56 milimeter dan 7,62 milimeter. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery