pasang iklan

Simak 7 Rekomendasi Tim Investigasi Nduga ke Presiden

JAGAPAPUA.COM - Salah satu anggota tim investigasi kasus Nduga, Theo Hesegem meminta agar Presiden RI segera menyelesaikan kasus pelanggaran hak asasi manusia di kabupaten Nduga yang terjadi sejak awal Desember 2018. Ia menyebut bahwa negara belum mengambil langkah kongkrit meski laporan terkait kasus Nduga telah sampai kepada pemerintah.

“Laporan kasus Nduga sudah disampaikan kepada petinggi negara di Jakarta dan daerah, termasuk Komnas HAM RI dan Komnas Perwakilan Papua. Namun sampai sekarang kita belum ketahui realisasinya dari pengambil kebijakan,” ungkap Theo.

Menurut Theo, langkah kongkrit pemerintah sangat diharapkan karena korban semakin bertambah, terutama bagi mereka yang terus mengungsi hingga mengalami sakit dan meninggal dunia.

Masyarakat terdampak juga belum merasakan kemanan karena kasus-kasus penangkapan masih terjadi. Baru-baru ini kata Theo, terjadi penghilangan paksa terhadap Tapania dan Anle karena dituduh sebagai anggota TPNPB. Ia berharap anggota TNI bekerja dengan kemanusiaan karena menurutnya masyarakat sipil lah yang menjadi korban selama ini.

Berikut tujuh rekomendasi dari Tim Investigasi Kasus Nduga:

1. Kami minta kepada Presiden Joko Widodo sebagai panglima tertinggi untuk segera mempertanggungjawabkan upaya penghilangan paksa yang dilakukan oleh aparat TNI terhadap Tepania Wasiangge dan Anle Gwijangge yang adalah aparat kampung Kiyabikma, distrik Mbulmu Yalma, kabupaten Nduga.

2. Kami minta Presiden Joko Widodo untuk segera menarik pasukan non organik dari Tanah Papua, khususnya di kabupaten Nduga.

3. Kami minta kepada Presiden Joko Widodo segera mengadili pelaku upaya penghilangan paksa atas nama Letda Inf Anggis, Letda Inf Andreas Siregar, dan Serka Heru Handoko sesuai hukum yang berlaku.

4. Kami keluarga korban minta kepada Presiden RI untuk mengizinkan Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk melakukan pemantauan situasi Hak Asasi Manusia di kabupaten Nduga dan Papua umumnya.

5. Kami keluarga minta kepada Presiden Joko Widodo untuk segera mengizinkan wartawan internasional untuk meliput situasi Hak Asasi Manusia di kabupaten Nduga dan Papua umumnya.

6. Apabila beberapa poin di atas tidak terpenuhi, maka kami masyarakat Nduga minta perlindungan suaka kemanusiaan.

7. Kami mendesak kepada Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk melakukan pemantauan dan investigasi kasus dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia di kabupaten Nduga.

Share This Article

Related Articles

Comments (1493)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery