pasang iklan

LSKP: Kasus Penembakan Pdt. Yeremia Kembali Didalami

JAKARTA,JAGAPAPUA.COM - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan menggali informasi dan masukan di Papua terkait dengan kasus penembakan Pendeta Intan Jaya, Yeremia Zanambani. Sebelumnya LPSK telah menggali informasi dan masukan dari Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Intan Jaya sebagai tim yang terlebih dahulu bekerja pada kasus tersebut. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua LPSK, Dr. Maneger Nasution, M.A.

“Pengumpulan informasi tidak saja di Jakarta, tetapi kami juga akan menggali masukan di Papua,” jelas Maneger Nasution di Jakarta pada Jumat (5/2).

Setelah memutuskan menerima permohonan perlindungan terhadap saksi terkait dengan kasus penembakan Pendeta Yeremia di Intan Jaya pada september 2020 lalu, Nasution mengatakan pihaknya akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak agar proses perlindungan yang diberikan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

“Koordinasi dan komunikasi terus kami jalin dengan harapan proses perlindungan nantinya dapat berjalan sesuai dengan harapan,” tambah Nasution.

Lebih lanjut, Nasution mengatakan bahwa sebelumnya dirinya telah menemui Ketua TGPF, Benny J. Mamoto di jakarta dan telah mendapatkan banyak paparan hasil kerja TGPF. Pada pertemuan itu, Benny Mamoto juga memberikan gambaran umum terkait kondisi di lokasi yang sulit diprediksi. Oleh karena itu, Benny menyarankan LPSK untuk berkoordinasi baik dengan para pemangku kepentingan di lokasi agar proses penggalian informasi dapat berjalan aman dan lancar.

LPSK diharapkan dapat mewakili negara dalam memberikan perlindungan kepada para saksi agar dapat memberikan kesaksian dengan rasa aman dan nyaman tanpa merasakan adanya intimidasi dari pihak manapun saat di persidangan. Dukungan terhadap LPSK juga datang dari Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI). Dukungan itu disampaikan saat Nasution menemui anggota Komisi Hukum PGI yang juga menjadi anggota TGPF, Johny Simanjuntak pada selasa (2/2).

Pada pertemuan itu, Johny menyatakan bahwa PGI siap untuk membantu LPSK jika diperlukan terutama untuk membangun kepercayaan masyarakat di Intan Jaya. Johny berharap, LPSK dapat menunjukkan kehadiran negara kepada masyarakat dalam memberikan layanan perlindungan terhadap saksi-saksi pada kasus penembakan Pendeta Yeremia Zanambani di Intan Jaya. 

Share This Article

Related Articles

Comments (1)

  • Tabitha

    Greetings! Very helpful advice within this article! It is the little changes which will make the largest changes. Thanks a lot for sharing!

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery