pasang iklan

Tol Laut Depapre, Dukung Ketahanan Pangan Lokal di Papua

JAYAPURA, JAGAPAPUA.COM - Keberadaan Tol Laut Depapre di Kabupaten Jayapura yang belum lama beroperasi dirasakan sangat membantu bagi ketahanan pangan lokal di Provinsi Papua. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua Samuel Siriwa mengatakan, beroperasinya tol laut Depapre sangat membantu pemerintah terutama mempermudah aktivitas distribusi pangan lokal dari satu daerah ke daerah lain di Papua.

Salah satu persoalan yang dihadapi di Provinsi Papua adalah persoalan distribusi pangan yang sulit dan belum merata. Pasalnya, surplus produksi pangan di suatu daerah mengalami kesulitan untuk didistribusikan ke daerah lain dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Sehingga surplus tersebut hanya dapat didistribusikan ke daerah sekitarnya.

Siriwa mencontohkan, sebelumnya surplus beras yang terjadi di Kabupaten Merauke hanya dapat disalurkan ke daerah-daerah terdekat di sekitarnya. Akan tetapi dengan adanya tol laut Depapre, kini produksi beras berlebih di Merauke dapat didistribusikan secara merata di wilayah Papua.

“Pasalnya, beras yang awalnya sulit didistribusikan atau membutuhkan waktu lama untuk disalurkan, kini sudah ada solusinya. Dengan tol laut ini diharapkan, beras Merauke ini dapat terdistribusi dengan baik di wilayah Papua,” kata Samuel Siriwa di Jayapura pada Sabtu (13/2), dilansir dari Antara (13/2).

Sementara itu, distribusi beras dari Kabupaten Merauke telah menambah persediaan beras bagi masyarakat Papua di Gudang Bulog. Badan Urusan Logistik (Bulog) Papua menyatakan bahwa beras yang dikirimkan dari surplus di Kabupaten Merauke berjumlah sekitar 400 ton. Dengan penambahan beras dari Merauke, persediaan beras bagi Papua mencapai 2.200 ton dikarenakan persediaan awal di gudang Bulog tercatat hanya 1.800 ton.

Lebih lanjut, Samuel Siriwa juga mengatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya menjaga ketahanan pangan di Papua, dengan memprioritaskan pangan lokal yang dimiliki. Pihaknya juga terus mendorong pemanfaatan pangan lokal untuk persiapan memenuhi kebutuhan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang diselenggarakan di Tanah Papua pada oktober mendatang.

“Tentunya kami tetap jalan dan untuk ketahanan pangan di Papua, pangan lokal menjadi prioritas,” terang Siriwa.

Komoditas pangan lokal di Provinsi Papua sangat beragam. Selain beras, juga terdapat sagu, ubi jalar, singkong, petatas, keladi dan lain sebagainya yang dapat digunakan sebagai pengganti beras. Melalui upaya pemberdayaan dan pemanfaatan pangan lokal di Papua, Pemerintah Provinsi Papua berharap ketahanan pangan di Provinsi Papua dapat terjaga dan terpelihara dengan baik. [uwr]

Share This Article

Related Articles

Comments (4)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery

Kaos design