pasang iklan

Solidaritas Mahasiswa Papua Gelar Demonstrasi Tolak RUU Otsus

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Perwakilan Solidaritas Mahasiswa Papua Universitas Papua (Unipp)  dan perwakilan masyarakat Papua di Manokwari melakukan aksi demonstrasi damai di jalan utama depan kampus Unipa Manokwari Papua Barat, Kamis (15/7). Demonstrasi dilakukan untuk menyampaikan aspirasi menolak penetapan Rancangan Undang-Undang Otonomi Khusus (RUU Otsus).

Demonstrasi damai awalnya akan dilaksanakan dengan longmarch dari Amban menuju Gedung MRP Papua Barat. Akan tetapi aksi tersebut kemudian dinegosiasi oleh aparat Kepolisian dan TNI untuk tidak melakukan longmarch sebab akan mengganggu aktivitas umum dan menghindari adanya penyusup yang memperkeruh situasi.

Meskipun tim negosiasi dari massa aksi telah melakukan upaya pembicaraan dengan aparat keamanan dengan berbagai alasan untuk bisa diberikan ruang akses ke Gedung MRPB, tetapi permintaan tersebut tidak diberikan oleh aparat keamanan.

Aksi tersebut sempat tegang karena polisi melarang keras massa aksi sehingga menyebabkan massa aksi dengan spontan menutup jalan utama di Amban dan menduduki ruas jalan utama tersebut.

Kapolsek Amban Iptu Juman Simanjuntak, SH bersama RNI melakukan negosiasi dengan mahasiswa agar tidak longmarch. Kapolsek Amban mengatakan kasus Covid-19 saat ini terus meningkat dan pemerintah sedang menerapkan PPKM Darurat sehingga pihak kepolisian tidak akan mengizinkan longmarch.

“Kami tetap tidak ijinkan kalian longmarch dan tetap lakukan aksi di tempat sambil menunggu ketua MRP-PB dan anggotanya datang temui kalian disini,” jelas Iptu Juntak.

Dalam orasinya salah satu orator Erik Alikone menuntut untuk diberikan hak berbicara dengan cara longmarch dan menyampaikan aspirasi ke MRPB. Menurutnya, yang menyebabkan rakyat Papua tidak mendapat hak demokrasi adalah TNI-Polri karena selalu menutup ruang bagi rakyat Papua menyampaikan aspirasi. 

“UU otsus dinyatakan gagal total oleh rakyat Papua, lalu kenapa dipaksakan untuk membahas dan menetapkan Otsus Jilid II oleh pemerintah dan DPR RI di Jakarta,” tegas Alikone.

Massa aksi kemudian menunggu kehadiran Ketua MRPB untuk membacakan aspirasi mereka di jalan utama depan kampus Unipa Amban. Akan tetapi ketua MRPB tidak kunjung menemui massa sehingga massa aksi membubarkan diri secara tertib. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery

Kaos design