pasang iklan

Dansat Brimob: Pendemo Parjal yang Diamankan Diberikan Pembinaan

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Sejumlah massa demonstrasi Parlemen Jalanan (Parjal) yang diangkut oleh aparat Kepolisian diamankan guna diberikan pembinaan oleh Brimob Polda Papua Barat. Hal itu disampaikan oleh Dansat Brimob Polda Papua Barat Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa, Senin (18/10).

“Setelah mengamankan pendemo Parjal ke Brimob Papua Barat kita undang secara baik-baik, setelah itu kita kasih makan dan minum bagi mereka. Setelah pak Wapres berangkat jam 14.00 WIT baru kita pulangkan mereka,” ujarnya.

Semmy menjelaskan bahwa penyampaian aspirasi oleh masyarakat tidak dilarang apabila telah menerima izin. Akan tetapi untuk kunjungan Wapres saat itu para pendemo belum mengantongi izin dari Polres Manokwari. Ia menekankan bahwa tidak ada arogansi dari Brimob Polda Papua Barat dan hanya menjalankan tugas pengamanan.

“Apabila dalam aksi demo untuk menyampaikan aspirasi dan terakomodir oleh Polres Manokwari, kita tidak akan melarang. Cuma momen kunjungan Wakil Presiden ini mereka belum dapat rekomendasi dari Polres untuk melakukan aksi demo tersebut. Tidak ada arogansi dari anggota Brimob. Apabila ada arogansi saya bisa buktikan dan saya akan siapkan data-data saya apa yang dilakukan, langkah-langkah sebagai Dansat dan bagian dari TNI dan Polri yang melakukan pengamanan, maka saya akan melakukan pembuktian dalam pemeriksaan BAP pada saat dibutuhkan,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat demonstrasi tersebut, pihaknya mengamankan di Brimob. Dansat mengambil kursi dan menyediakan minum kemudian memberikan pemahaman kepada para pendemo bahwa Wakil Presiden mengunjungi Manokwari Papua Barat dalam upaya membantu Papua Barat untuk melakukan percepatan-percepatan pembangunan.

“Jangan sampai ada kegiatan kunjungan Wakil Presiden mengganggu yang seharusnya dapat bantuan akhirnya tidak mendapat. Untuk tindakan yang dilakukan oleh teman-teman dari Polres Manokwari yang ada pada saat diamankan di lokasi demo hanya melakukan pendataan biasa. Sempat juga saya sampaikan kepada Kabag Ops Polres Manokwari untuk mengamankan waktu dicium ada bau yang tidak wajar. Setelah tiba di Makobrimob sempat saya sampaikan kepada Kabag Ops bila perlu periksa urine bagi pendemo yang diamankan, takutnya dalam melakukan aksi demo dipengaruhi alkohol pasti tidak akan benar,” jelsanya.

“Jadi jikalau aksi pendemo yang diamankan terus disampaikan bahwa yang melepaskan mereka adalah Dansat dan Polres itu keliru, karena setelah mau dibebaskan Kasat Reskrim Polres Manokwari masih sempat konfirmasi dengan saya dan saya sampaikan ke Kasat Reskrim lepaskan karena Wakil Presiden sudah berangkat,” ungkap Dansat.

Dansat juga membenarkan bahwa aksi Parjal berada di depan rumah tetapi posisi sudah persis  di jalan raya. Selain itu, juga nampak sudah disediakan mobil dan sound system serta alat peraga yang sudah dibuka.

“Saya melihat situasi seperti ini jika dibiarkan itu akan memancing massa liar akan bergabung dengan mereka, itu yang kita jaga. Aksi ini dilakukan di jalan Suapen dilakukan di jalan lampu merah Haji Bau maka akan mengganggu Kamtibmas. Untuk kepentingan Manokwari yang kondusif, kunjungan Wakil Presiden, kita semua TNI dan Polri berkerja maksimal, profesional untuk menjamin, menjaga Kamtibmas selama kunjungan Wakil Presiden di Kota Manokwari Papua Barat,” tutupnya. (Rolly)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery