pasang iklan

Anggota Polisi Viral Tolak Laporan Warga Dimutasi ke Papua Barat

JAKARTA, JAGAPAPUA.COM -  Kasus perampokan terhadap warga Pulogadung sempat viral di media sosial setelah korban mengaku laporannya ditolak oleh anggota kepolisian beberapa waktu lalu. Buntut dari persoalan ini akhirnya Anggota Polsek Pulogadung, Aipda Rudy Panjaitan dimutasi ke Polda Papua Barat.

Rudy telah dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 dalam Sidang Kode Etik Profesi Polri yang digelar pada Jumat (17/12/2021) lalu. Sedangkan putusan sidang kode etik telah keluar terhadap Aipda Rudy dari Mabes Polri hari ini, Kamis (30/12/2021). Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan.

"Hari ini tindakan disiplin atau putusan sidang kode etik demosi bersifat tour of area sudah keluar dari Mabes Polri, yang bersangkutan pindah ke Papua Barat," katanya.

Menurut Kombes Zulpan, mutasi Rudy tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2621/XII/KEP./2021 tertanggal 28 Desember 2021. Dalam telegram itu tertulis Rudy dari posisi BA Polres Metro Jaktim Polda Metro Jaya dimutasikan sebagai BA Polda Papua Barat.

Kejadian Perampokan Viral di Media Sosial

Sementara itu, melalui lewat akun bernama @kumalameta,  korban menceritakan bahwa saat dirinya melaporkan kejadian perampokan yang dialaminya, anggota kepolisian yang bertugas justru menyarankannya pulang dan menenangkan diri. Anggota polisi ini disebut juga menyalahkan program yang memiliki kartu ATM yang banyak.

Kejadian ini berawal saat korban melakukan transaksi di sebuah rekening di sebuah minimarket di Jalan Sunan Sedayu, Jakarta Timur. Selanjutnya, korban mengemudikan kendaraannya namun mobil korban diketuk beberapa kali oleh orang tak dikenal.

Merasa terganggu, korban akhirnya menepi. Namun pada saat itu para perampok justru melancarkan aksinya dan mengambil tas milik korban. Kejadian ini berada di di depan PT JMT, Jalan Jatinegara Kaum.

"Saya segera melapor ke Polsek terdekat di Rawamangun, Namun saat saya ditanya-tanya oleh polisi, dia justru menyarankan saya pulang untuk menenangkan diri, dan percuma kalau mau dicari juga. Setelah itu, polisi tersebut justru ngomelin saya "lagian ibu ngapain sih punya atm banyak-banyak, kalau begini jadi repot, apalagi banyak potongan biaya admin juga" dengan nada bicara tinggi," bunyi keterangan dalam akun @kumalameta. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery