pasang iklan

Satgas Nemangkawi Siapkan Pola Operasi Pendekatan Baru ke KKB

JAKARTA, JAGAPAPUA.COM - Masa operasi Satgas Nemangkawi telah diperpanjang hingga 25 Januari 2022 mendatang. Namun hingga kini, Mabes Polri bersama pemerintah masih terus melakukan evaluasi terhadap Satgas Nemangkawi.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyampaikan, untuk tahun 2022 akan dilaksanakan operasi dengan CB atau cara bertindak dan target operasi di wilayah yang berbeda.

Menurut Ramadhan, pihaknya kini sedang melakukan evaluasi dan pendekatan Satgas Nemangkawi yang berorientasi untuk menghindari terjadinya kekerasan dan korban berjatuhan.

"Nemangkawi pendekatannya kita akan melakukan upaya-upaya setelah dilakukan evaluasi. Tentu pemerintah dan juga Polri melakukan pendekatan agar tidak lagi terjadi kekerasan," jelas Ramadhan di Mabes Polri, dikutip dari tribunnews, Selasa (4/12/2022).

Lebih lanjut Ramadhan mengatakan, pola operasi yang dijalankan akan berfokus melakukan pendekatan kesejahteraan bagi anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua.

"Saat ini Satgas sedang melakukan persiapan dengan operasi yang mana nanti lebih melakukan pendekatan terhadap kesejahteraan dengan harapan agar tidak ada lagi korban kekerasan," ujarnya.

92 Kali Gangguan Keamanan di Papua Terjadi Sepanjang 2021

Sepanjang tahun 2021, sebanyak 92 kali gangguan keamanan terjadi di wilayah Papua. Dari deretan persitiwa tersebut telah mengakibatkan banyak korban berjatuhan baik dari aparat TNI-Polri, masyarakat sipil hingga dari anggota KKB.

Berdasarkan keterangan Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri dalam rilis akhir tahun, Kamis (23/12/2022) menunjukkan, sebanyak 29 personel TNI menjadi korban, 11 orang meninggal dunia dan 19 orang lainnya mengalami luka. Sedangkan dari pihak Kepolisian, sebanyak 4 orang meninggal dunia dan 3 orang lainnya luka-luka.

Sementara itu, sebanyak 18 orang meninggal dunia dari kalangan masyarakat sipil yang menjadi korban tembakan KKB dan 11 orang mengalami luka. Sedangkan korban dari anggota KKB sebanyak 11 orang meninggal dunia sepanjang tahun 2021. Selain itu, akibat gangguan keamanan ini, ribuan masyarakat sipil terpaksa mengungsi karena ketakutan dan mengakibatkan aktivitas masyarakat tak berjalan normal.

Menurut Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri kasus penembakan yang melibatkan KKB mengalami peningkatan dibanding tahun 2020. Peningkatan ini mencapai 87,75 persen dari total 49 kasus di tahun 2020 menjadi 92 kasus di tahun 2021. Menurutnya, kasus-kasus ini terjadi di sejumlah daerah rawan di Provinsi Papua.

“Kasus-kasus yang melibatkan KKB itu di tujuh Polres yaitu Polres Mimika, Intan Jaya, Puncak, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Nduga dan Polres Keerom,” ujar Irjen Pol Mathius Fakhiri.

Melalui persiapan pola operasi dengan pendekatan baru yang sedang dibahas oleh pemerintah bersama dengan Kepolisian diharapkan dapat berdampak lebih baik bagi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua. Pendekatan kesejahteraan yang akan diterapkan ini diharapkan mampu mencegah terjadinya kekerasan yang menimbulkan banyak korban. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery