pasang iklan

Rektor Unipa Buka Debat Ilmiah Mahasiswa Tingkat Papua Barat

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Rektor Universitas Papua Dr. Meky Sagrim, Sp, M.Si membuka kompetisi debat ilmiah tingkat Papua Barat, Sabtu (9/4/2022) yang diikuti belasan tim dari berbagai perguruan tinggi di Papua Barat. Kompetisi yang diadakan di Mansinam Beach Manokwari ini diantaranya diikuti 9 fakultas Unipa dan 6 Perguruan Tinggi Swasta.

Dalam sambutannya, Meky Sagrim menyampaikan bahwa debat ilmiah ini menguji soft skill dan keilmuan peserta dari masing-masing perguruan tinggi. Diantaranya, Sagrim mengatakan, mahasiswa Poltekes Sorong kelas Manokwari bukan hanya belajar tentang masalah kesehatan namun juga perlu mengasah wawasan dan analisa terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat untuk menjadi bekal ketika telah menjadi seorang sarjana.

Lebih lanjut, Sagrim menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dari perguruan tinggi dari luar Unipa seperti STIH Manokwari dan Poltekes yang sudah mengambil bagian dalam debat ilmiah tahun 2021/2022.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan program dari kebijakan Kampus Merdeka sebagai program nasional. Melalui program Kampus Merdeka akan memberikan mahasiswa kebebasan untuk mengembangkan ilmu yang didapat. Bahkan kebijakan kampus merdeka ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari perguruan tinggi yang sama untuk bisa mengambil mata kuliah yang berbeda.

Mahasiswa juga dapat mengambil mata kuliah dari perguruan tinggi dari luar kampusnya sehingga hal ini dapat diharapkan menjadi langkah maju bagi mahasiswa.

“Dengan demikian kebebasan mahasiswa sangat dibuka lebar dan tidak ada sekat-sekat diantara sesama mahasiswa. Sehingga bagaimana kebebasan mahasiswa untuk bisa memahami bidang studi tertentu dalam perguruan tinggi lainnya, misalnya STIH Manokwari tidak hanya paham saja tentang hukum dan politik, dan bisa bebas bagi mahasiswa dari perguruan tinggi lain untuk bisa belajar tentang hukum,” ungkap Sagrim.

Lebih lanjut, Sagrim menyampaikan ucapan selamat mengikuti debat ilmiah dan berharap pada kegiatan selanjutnya dapat terlaksana dengan jumlah peserta yang lebih banyak lagi.

Setelah membuka kegiatan debat ilmiah, panitia memutuskan bahwa terdapat 16 tim yang mendaftar untuk debat ilmiah. Akan tetapi STIH Caritas Bintuni dinyatakan gugur, sehingga terdapat 15 tim perguruan tinggi sebagai peserta debat ilmiah.

Adapun tema debat ilmiah bagi mahasiswa tahun 2021-2022 tersebut adalah Pembangunan Berkelanjutan dan Pelestarian Lingkungan, Bencana Non-Alam (Covid-19) dan Tantangan Masa Depan Generasi Muda. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (144)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery