Mahasiswa Papua se-Sulawesi nyatakan sikap soal konflik di PT. Freeport.(Foto: Ist)
JAGAPAPUA.COM - Berikut Pernyataan Sikap Mahasiswa Papua se Sulawesi terkait kontak senjata antara TPNBP-OPM dengan TNI Polri yang berlangsung saat ini di PT. Freeport, dilansir dari Fb Yakobus Tagi pada kamis (12/3/2020).
"Jika Amerika mengantar Indonesia masuk ke Papua lewat Pintu Freeport, maka Amerika juga harus membawa keluar Indonesia melalui Pintu Freeport yang Sama".
TUTUP FREEPORT DAN BERIKAN HAK PENENTUAN NASIB SENDIRI BAGI BANGSA PAPUA
Press Conference yang di fasilitasi oleh PNGUFWP Mr. Kenn Mondiai dan Mr. Noel Anjo Kolao, terhadap Organisasi Papua Merdeka bersama sayap militernya yaitu Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat diwaikil Oleh Ketua OPM Tuan Jeffrey Bomanak, serta anggota Parliament PNG Hon. Gary Juffa sebagai Perwakilan Pemerintah PNG, yang akan dilaksanakan pada besok tanggal 12 Maret 2020, adalah bentuk dukungan Rakyat dan Pemerintah PNG, dan juga Dewan Gereja PNG Serta LSM PNG terhadap perang TPNPB untuk menutup Freeport McMoRan.
Freeport McMoRan adalah akar masalah terhadap konflik yang berkepanjangan, dimana telah mengorbankan nasib bangsa Papua dari waktu ke waktu, dari sejak Tahun 1960an hingga sekarang 2020.
Oleh karena itu, rakyat Papua dari masing-masing komunitas harus bersatu dan menutup PT. Freeport. Dalam hal Bangsa Papua harus mendukung perang TPNPB OPM yang sedang berlangsung bersama TNI-POLRI di areal Pertambangan PT Freeport Indonesia.
PNG Union for Free West Papua akan Secara tegas dan disiplin mengajak Pemerintah PNG dan Rakyat PNG secara khusus dan juga secara umum kepada seluruh masyarakat melanesia di teritori pasifik, serta masyarakat International untuk bersama-sama mendukung perang TPNPB OPM, dengan tujuan meminta untuk menutup Freeport McMoRan, menuntut Hak kemerdekaan Bangsa Papua.
TIDAK ADA ALASAN LAIN UNTUK TIDAK METUTUP PT FREEPORT, KALI INI FREEPORT HARUS DITUTUP. AMERIKA, BELANDA DAN INDONESIA HARUS DUDUK BERSAMA RAKYAT PAPUA MELALUI MEKANISME INTERNATIONAL.
Share This Article