pasang iklan

Jimmy Ijie: Pendamping Desa di Papua Barat Paling Makmur?

JAKARTA, JAGAPAPUA.COMAnggota DPR Republik Indonesia asal Papua Barat, Jimmy Demianus Ijie saat rapat kerja dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDT dan Transmigrasi) di ruang Komisi V mengungkapkan, pendamping desa di Papua Barat adalah orang-orang yang paling makmur?

Menurut Jimmy, pendamping desa lain di Indonesia mengeluh terkait hak atau upah mereka belum terbayar. Sementara pendamping desa di Papua Barat tidak mengeluh kepadanya. Sehingga menurutnya para pendamping desa di Papua Barat merupakan orang-orang atau kelompok yang paling makmur, sehingga tidak mengeluh.    

“Saya kaget bahwa pendamping-pendamping di daerah lain mengeluh upahnya belum dibayar. Sementara pendamping desa di Papua Barat tidak ada yang mengeluh kepada saya, sehingga saya lihat bahwa pendamping-pendamping itu justru kelompok yang paling makmur,” jelas Jimmy Ijie seperti dikutip dari TV Parlemen.

Menurut Jimmy, pendamping desa merupakan orang-orang yang bekerja sama dengan kepala kampung untuk menggunakan dana desa sekaligus mempertanggung jawabkan dana tersebu . Kemudian laporan terkait penggunaan dana desa juga disusun oleh para pendamping desa.

“Jadi ini merupakan kasus di Papua Barat, tapi saya tidak setuju seolah-olah pendamping ini untuk kepentingan partai PKB, sehingga saya tidak sependapat. Bahkan adik saya sendiri yang menjadi koordinator pendamping Papua Barat dan nyaleg pada pemilu kemarin tapi tidak terpilih. Padahal dia yang koordinator pendamping Papua Barat, sehingga saya tidak setuju dengan pernyataan dari PKB,” ungkap Jimmy kepada Mendes, PDT dan Transmigrasi.

Dalam kesempatan itu, Jimmy meminta kepada Mendes PDT dan Transmigrasi terkait Badan Usaha Milik Desa atau BumDes perlu ditambahkan ke Papua Barat. Menurutnya, di Papua Barat hanya lima orang anggota, namun pada tahun 2021 ini terdapat 680, sehingga jika pimpinan mendapat 10 dan anggota 5, kemudian sisanya dapat ditambahkan ke Papua Barat.

Terkait dengan transmigrasi, kata Jimmy, Papua Barat membutuhkan program transmigrasi. Menurutnya Orang Asli Papua (OAP) pada umumnya malas sehingga dengan adanya transmigrasi ke Papua menyebabkan adanya transfer keahlian kepada OAP. Oleh karena itu Papua saat ini masih membutuhkan adanya program transmigrasi. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (143)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery