pasang iklan

Pantau Prosedur Penyimpanan Vaksin, Ombudsman PB Temui Kadinkes

PAPUA BARAT, JAGAPAPUA.COM - Usai vaksin Covid-19 untuk Papua Barat tiba pada 05/01/21 di Manokwari, Ombudsman Papua Barat bertemu dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Otto Parorrongan, SKM, M.MKes.

Pertemuan itu diadakan guna mengetahui prosedur serta cara penyimpanan vaksin Covid19. Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Yunus Kaipman, Kadis mengatakan bahwa prosedur penyimpanan Vaksin Covid19 sama seperti vaksin- vaksin lain yang biasa diterima oleh Dinkes.

“Tempat penyimpanan vaksin ada di Gudang Farmasi dan dijaga 24 jam oleh pihak kepolisian” tutur Otto.

Beliau juga menambahkan bahwa petugas selalu mengecek suhu ruang penyimpanan pagi, siang dan malam agar vaksin tetap dalam keadaan baik.  Untuk suhu penyimpanan dijaga pada 2-8ºC.

Otto mengatakan bahwa vaksin yang diterima tahap I oleh Papua Barat sebanyak 7.160 dosis, yang akan dibagi untuk Manokwari dan Sorong.

“Untuk saat ini kami akan prioritaskan petugas Nakes yang telah terdaftar sampai saat ini sekitar 9000 dan pendataan masih terus berlangsung” tutur Otto. Untuk pemberian vaksin sendiri akan dilakukan di Rumah Sakit maupun Puskesmas, katanya lagi.

Otto juga menjelaskan bahwa satu orang akan mendapat 2 dosis vaksin, untuk vaksin hari pertama dan hari ke 14. Namun, sebelum divaksin petugas akan menanyakan kesediaan pribadi orang tersebut untuk divaksin dan juga akan dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Tujuannya untuk memastikan bahwa yang bersangkutan dapat menerima vaksin sesuai aturan.

“Untuk jadwal pemberian vaksin akan mengikuti jadwal dari pusat yakni : Pusat tanggal 13 Januari 2021, Provinsi tanggal 14 Januari 2021 dan Kabupaten/Kota tanggal 15-16 Januari 2021” tambahnya.

Saat ditanya terkait ada tidanya tim pengawas penjamin mutu, Ottow mengatakan bahwa Dinkes tidak membentuk tim karena pemberian vaksin merupakan tugas fungsional dari Dinkes yang memiliki bagiannya.

Terkait sosialisasi, ia mengatakan telah melakukan sosialisasi jauh hari sebelum vaksin tiba, dan saat ini  Forkompinda juga sedang gencar melakukan sosialisasi.

“Kami juga meminta bantuan pada RRI untuk mensosialisasikan pemberian Vaksin ini dan kami juga berharap dari Ombudsman agar dapat membantu mensosialisasikan hal ini” tambahnya.

Pada kesempatan ini Tim Ombudsman PB yang diketuai oleh Yunus Kaipaman bersama Kadis Dinkes PB mendatangi gudang Farmasi untuk melihat langsung penyimpanannya. Disana terdapat petugas jaga dan 4 petugas dari Brimob Polda Papua Barat yang juga ikut berjaga.

Untuk penyimpanan, petugas gudang mengatakan bahawa pihaknya sudah sesuai dengan prosedur. Sementara untuk mengatasi pemadaman listrik, petugas memiliki genset yang otomatis akan hidup untuk menjaga suhu ruang penyimpanan tetap sesuai standar.

Share This Article

Related Articles

Comments (156)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery