pasang iklan

Baku Tembak dengan Aparat, KKB Bakar SMP N Serambakon

PEGUNUNGAN BINTANG, JAGAPAPUA.COM - Aksi KKB seolah tak kunjung mereda. Pada Senin (13/12) KKB dilaporkan melakukan penembakan terhadap Pos Brimob di Serambakon dan sebelumnya pada Minggu (5/12), KKB juga membakar Gedung SMA Negeri 1 Oksibil.

Kali ini, baku tembak KKB dengan TNI-Polri terjadi di Kampung Wambakon, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua hari ini, Selasa (14/12/2021). Satgas Pamrahwan Polri Yon A Resimen III Pelopor bersama Satgas TNI Yon 431 Kostrad terlibat dalam baku tembak ini.

KKB kemudian melakukan pembakaran terhadap gedung SMPN Serambakon. Informasi ini dibenarkan oleh Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kol Inf Aqsha Erlangga. Gedung sekolah ini nampak hangus terbakar dalam kobaran api.

"Ya benar ada pembakaran terhadap gedung SMP di Distrik Serambakon, Pegunungan Bintang, saat ini masih didalami. Pasukan masih bersiaga di Serambakon, " kata Kapendam kepada awak media.

Akibat pembakaran SMP ini, sekitar 40 warga Kampung Wambakom mengungsi ke Gereja Katholik setempat. Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Cahyo Sukarnito mengatakan, saat sedang melakukan evakuasi warga, personel gabungan juga sempat ditembaki KKB.

Baku tembak itu berlangsung sekitar satu jam dan terjadi dari pukul 09.50 WIT hingga 11.15 WIT. Cahyo menyebut tak ada korban jiwa dalam baku tembak itu.

"Warga yang sebagian besar wanita, anak-anak, dan lansia itu mengungsi usai SMP negeri yang ada di kampung dibakar KKB," kata AKBP Cahyo Sukarnito, dilansir dari Antara Selasa (14/12/2021).

Sementara itu, ratusan personel Brimob akan dikirim ke Papua untuk menangani gangguan keamanan dari KKB. Sebanyak 122 personel Brimob Polda Kalimantan Tengah akan mengikuti pelatihan selama 1 bulan di Jakarta.

Selanjutnya, sebanyak 105 personel Brimob akan berangkat ke Papua. Sedangkan 17 personel akan mengikuti pelatihan Aman Nusa Satu yang dilaksanakan di Jakarta.

“Mereka selama satu bulan di Jakarta akan mengikuti latihan, setelah itu 105 personel Brimob Polda Kalteng diberangkatkan ke Papua untuk memerangi KKB,” kata Kapolda Kalteng Irjen Nanang Avianto dalam keterangannya dikutip pada Selasa (14/12/2021).

Menurutnya, para personel Brimob Polda Kalteng ini akan bertugas selama maksimal 6 bulan di Papua. Ia menambahkan, masa tugas tersebut juga dapat diperpanjang berdasarkan pertimbangan perkembangan situasi di Papua. Ia mengatakan, hal ini merupakan tugas rutin yang dilakukan dalam rangka untuk menumpas KKB di wilayah Papua. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery