pasang iklan

Kapolda Papua Keluarkan Imbauan Penting Bagi Pendatang di Papua

JAYAPURA, JAGAPAPUA.COM - Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri mengeluarkan imbauan penting bagi warga sipil pendatang di Papua atau bukan Orang Asli Papua. Fakhiri meminta warga pendatang selalu waspada terutama yang bermukim dan yang beraktivitas di daerah-daerah rawan di wilayah Papua.

"Jangan pernah lengah, termasuk saat ke kebun, karena dapat membahayakan jiwa. Tetap waspada bila ke wilayah yang jauh dari permukiman dan rawan kriminal," ujar Fakhiri seperti dilansir dari Antara, Minggu (26/12/2021).

Fakhiri juga menyebutkan, sejumlah daerah yang rawan terjadi serangan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau pelaku-pelaku kriminal yaitu Yahukimo, Puncak, Intan Jaya, Nduga dan Pegunungan Bintang.

Ia meminta kepada jajaran kepolisian baik polres maupun polsek untuk terus menyampaikan informasi terkait kondisi terkini di daerah-daerah tersebut. Selain itu, sebelumnya sejumlah penyerangan baik terhadap aparat maupun masyarakat sipil juga terjadi di wilayah Kabupaten Yahukimo.

Imbauan ini sangat penting diperhatikan menyusul meninggalnya seorang warga pendatang akibat dianiaya oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Dekai, Yahukimo, Papua pada Jumat (24/12/2021).

Seorang Warga Pendatang Tewas Dibacok OTK Saat Berkebun

Seorang warga Pendatang asal Jember, Jawa Timur yang bernama Ngatiman tewas dibacok kepalanya oleh orang tak dikenal (OTK) di Kali Brasa, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Jumat (24/12/2021) lalu pukul 12.15 WIT. Ngatiman diserang saat dirinya sedang berkebun di lokasi di Jalan Paradiso Kali Brasa Bawah, Distrik Dekai.

Sebelumnya beredar informasi bahwa seorang kiai NU dikabarkan meninggal dunia. Akan tetapi belakangan diketahui ternyata Ngatiman merupakan warga Kultural Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Yahukimo. Hal ini disampaikan Ketua PWNU Papua Toni Wanggai dalam pernyataan tertulis Bidang Humas Polda Papua, Minggu (26/12/2021).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal menyampaikan bahwa saat ini pelaku penyerangan tersebut masih dalam penyelidikan oleh Satreskrim Polres Yahukimo. Pihak kepolisian juga belum dapat memastikan apakah pelaku terkait dengan KKB atau bukan. Sementara jenazah Ngatiman telah dipulangkan ke Jember untuk dimakamkan.

"Sementara pelaku sedang dalam pengejaran. Dan jenazah almarhum Ngatiman telah dipulangkan ke kampung halamannya di Jember, Jawa Timur," ujarnya.

Terkait kronologi kejadian, Kamal menjelaskan bahwa saat itu korban yang tinggal di Jalan Jenderal Sudirman Km 1 Dekai menaiki sepeda motor menuju kebun di Kali Brasa untuk mengambil pisang dan sayur untuk selanjutnya diantar ke pasar Kota Dekai.

Kemudian, sekitar pukul 12.28 WIT Ngatiman menghubungi dua rekannya untuk membawakan air minum karena dirinya mengalami luka akibat terkena parang oleh orang yang tak dikenalnya.

"Selanjutnya Taufik Hidayat dan Agus mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melihat korban dalam keadaan duduk di pinggir jalan dalam keadaan lemas sambil menutup kepala dengan kain akibat luka tebasan benda tajam berupa parang. Keduanya lantas membawa korban menuju rumah saksi 1 yang bertempat di Jalan Paradiso (red, area perkebunan) dengan jarak 1 km dari tempat kejadian tersebut," jelasnya.

Aparat yang menerima laporan kemudian bergerak ke rumah saksi 1 dan membawa Ngatiman ke RSUD Dekai. Akan tetapi beberapa waktu kemudian, dokter menyatakan korban sudah meninggal dunia.

Penyerangan di Kampung Bingki Dekai Tewaskan 4 Pekerja

Seluruh warga Kampung Bingki mengungsi ke Dekai, Ibu Kota Yahukimo, Papua pasca insiden penyerangan terhadap 5 warga sipil oleh KKB, 24 Juni 2021 lalu. Diantara korban tersebut, satu diantaranya adalah Kepala Kampung Bingki, Obaja Nang yang mengalami luka tembak di bagian paha.

Kampung Bingki, Obaja Nanga yang sempat dikabarkan meninggal dunia, ternyata masih hidup namun dalam keadaan kritis. Obaja Nang dibawa bersama warga mengungsi ke Dekai.

Sementara itu, 4 korban meninggal dunia telah dievakuasi menggunakan 3 helikopter menuju Dekai, Yahukimo. Korban tewas yang merupakan pekerja bangunan rumah warga Kampung Bingki dibawa ke RSUD Dekai untuk kepentingan autopsi. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery