pasang iklan

SMP Serambakon Luluh Lantak, 1 KKB Diringkus di Gunung Impura

PAPUA, JAGAPAPUA.COM - SMP N Serambakon, Pegunungan Bintang, Papua hangus luluh lantak usai dibakar habis oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Selasa (14/12/2021). Potret kondisi sekolah nampak hanya tersisa puing-puing dan reruntuhan bangunan sekolah. Tiang-tiang hangus terbakar.

Terkait motif aksi KKB tersebut, Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito mengatakan bahwa sebagaimana diketahui dari video yang beredar bahwa target serangan KKB adalah fasilitas pemerintahan. Hal itu terlihat dari sejumlah serangan KKB sebelumnya di Pegunungan Bintang diantaranya pembakaran terhadap SMAN 1 Oksibil, Puskesmas Kiwirok dan sejumlah fasilitas umum lainnya.

"Sesuai ancaman yang disebar via video Youtube target adalah fasilitas pemerintah," ujar AKBP Cahyo, dikutip dari detikcom, Selasa (14/12/2021).

Dalam rilisnya, KKB kerap kali menyampaikan bahwa aksi penyerangan dan pembakaran menargetkan fasilitas-fasilitas maupun infrastruktur yang dibangun pemerintah sebagai bentuk penolakan pembangunan di wilayah Papua.

Lebih lanjut, Cahyo menyampaikan kejadian pembakaran SMP N Serambakon patut diduga dilakukan oleh pelaku yang sama dengan pembakaran SMAN 1 Oksibil awal desember lalu. Hal itu menurutnya, didasarkan pada lokasi yang berdekatan dan berada di wilayah KKB pimpinan Lamek Taplo.

Aparat Menangkap Anggota KKB Adi Rawai dan Sejumlah Senjata

Baku tembak juga terjadi di kepulauan Yapen, Papua hingga seorang pemuda berusia 27 tahun ditangkap aparat gabungan di atas Gunung Impura, Kampung Ambaidiru, Distrik Kosiwo, Kabupatan Kepulauan Yapen, Papua pada Kamis (9/12/2021) lalu. Pemuda atas nama Adi Rawai diduga terlibat dalam anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Penangkapan Adi Rawai dilakukan pasca terjadi baku tembak KKB dan aparat TNI-Polri, yakni personel Kodim 1709 Yawa dan Polres Kabupaten Kepulauan Yapen pada 8-9 Desember 2021 yang sedang melakukan patroli di Kampung Tua, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Sedangkan baku tembak berawal saat aparat yang berpatroli ditembaki oleh KKB di sekitar lokasi. Aparat kemudian membalas serangan hingga KKB melarikan diri ke dalam hutan hingga terjadi penangkapan.

"Saat tim melakukan patroli, tim ditembaki sebanyak dua kali oleh KKB, sehingga tim membalas tebakan tersebut," kata Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangan tertulisnya, dilansir dari Antara, Rabu (15/12/2021).

Kamal menambahkan, aparat gabungan juga melakukan penggeledahan terhadap pondok yang dijadikan markas komando KKB. Sejumlah barang bukti yang disita antara lain berupa satu gergaji, satu badik, satu sangkur, tiga parang, satu senjata rakitan, satu baret warna merah, satu celana PDL loreng, satu baju PDL loreng, satu kaos loreng lengan panjang.

Selain Adi Rawai, aparat gabungan masih melakukan pengejaran terhadap terduga lainnya yang berinisial HM, PM dan YR.

"Dalam kontak tembak tersebut tidak terdapat korban jiwa. Personil gabungan TNI Polri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang diketahui berinisial HM, PM dan YR," sambungnya. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery