pasang iklan

Mahasiswa Biologi Unipa Buat Hand Sanitizer Standar WHO

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Pasien yang terdata positif suspected corona per 20 Maret 2020 adalah 369 orang, dengan jumlah korban meninggal 32 orang, dan sembuh sebanyak 17 orang.  Situasi ini membuat masyarakat semakin panik sekaligus mawas diri. Untuk mengantisipasi diri, salah satunya ialah sering mencuci tangan mengunakan hand sanitizer. Namun, hand sanitizer yang dijual sudah mulai langka dan mahal, apalagi barang tersebut dibutuhkan hampir setiap rumah.

Tergerak melihat situasi saat ini, beberapa orang Mahasiswa Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas  Papua Manokwari Papua Barat pada (19/3/2020) inisiatif membuat hand sanitizer yang sesuai dengan standar WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia.

Kepala Laboratorium Biologi Fakultas MIPA Unipa Dr. Maria Masorra, S.Si, M.Si,  kepada Humas Unipa mengatakan “tujuan utama membuat Hand Sanitizer ini  adalah untuk mengatasi kelangkaan pembersih tangan di kota Manokwari lebih khusus untuk mahasiswa dan dosen, yang  sampai saat ini Kegiatan  Belajar Mengajar (KBM) masih berjalan. Kalau mahasiswa dan dosen membutuhkan Hand Sanitizer yang kami buat, bisa ambil di Laboratorium (Lab) Biologi MIPA tetapi membawa wadah sendiri karena kami terkendala dengan wadah untuk menampung Hand Sanitizer tersebut”. Ungkap Kepala Lab Biologi Fakultas MIPA Unipa.

Perlu diketahui, menurut Dr. Maria Kepala Laboratirum Biologi bahwa hand sanitizer tersebut telah dilakukan uji anti bakteri di laboratium. Hasilnya menunjukkan positif mampu membunuh bakteri. Tetapi untuk uji antivirus belum bisa dilakukan karena terkendala dengan peralatan lab yang belum memadai.

Untuk masyarakat yang membeli hand sanitizer di pasaran, Dr. Keliopas Krey, S.Pd, M.Si,  Ketua Jurusan Biologi menerangkan bahwa setelah kasus Corona ini muncul pihaknya mencoba membeli beberapa jenis and Sanitizer yang di jual di Manokwari. Hasil ujicoba menunjukkan nilai konsentrasinya hanya sampai dengan 60% saja. Sedangkan standar WHO harus mencapai 75%. Karena itu, hand sanitizer yang tidak memenuhi standar, sebenarnya kurang memadai memberi perlindungan terhadap kuman dan virus. Komposisi minimal ialah Ethanol 80% (v/v); Glycerol 1,45% (v/v); Hydrogn Peroxide 0,125% (v/v). Komposisi tersebutlah yang digunakan oleh mahasiswa jurusan biologi tersebut.

 

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery