pasang iklan

Pemprov Papua Krisis APBD untuk Penanganan Corona?

PAPUA, JAGAPAPUA.COM - Kabar mengejutkan datang dari Papua. Jumlah pasien positif Covid-19 di Papua bertambah 4 orang sehingga totalnya menjadi 7 orang, 3 orang dirawat di  RSUD Merauke dan 4 orang berada di Kota Jayapura. Hal ini disampaikan oleh Silwanus Sumule, Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua (Kamis, 26/03/3030).

Penambahan jumlah pasien Covid-19 ini cukup mengkhawatirkan karena persediaan Alat Pelindung Diri (APD) di Provinsi Papua semakin menipis. “Sejauh pantauan kami, tadi pagi tinggal 54 APD. Adanya penambahan pasien ini tentu saja menunjukkan bahwa APD tidak cukup”, ujar Sumule.  

Jumlah APD yang menipis menimbulkan pertanyaan, apakah Pemerintah Provinsi Papua mengalami krisis APBD untuk penanganan Covid-19? Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi Papua sedang gencar membangun infrastruktur untuk mensukseskan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua. Kurang lebih 40% dana infrastruktur Otonomi Khusus (Otsus) digunakan untuk membangun venue PON 2020.

Selanjutnya, Pembangunan venue di Kawasan Kampung Olahraga (daerah pembangunan Stadion Papua Bangkit) memakai dana APBD dan APBN, sehingga jika ditotalkan mencapai Rp 2 triliun lebih.

Jumlah dana yang sangat besar untuk kesuksesan PON 2020 ini bisa jadi membuat Pemprov Papua harus berpikir ekstra keras untuk mendatangkan APD sebanyak mungkin bagi pelayanan pasien terpapar Covid-19. Kita berharap agar pandemik Covid-19 ini segera mereda, agar Pemerintah Provinsi bisa lebih fokus pada persiapan PON 2020.

 

Share This Article

Related Articles

Comments (155)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery