pasang iklan

Atlet Tinju Papua Barat Tetap Berlatih di Kaimana

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Ketua Pengprov Pertina Papua Barat, Clinton Tallo menjelaskan, pihaknya belum mendapat informasi resmi dari KONI Pusat, Pengurus Pusat Pertina, dan KONI Papua Barat untuk hentikan sementara aktivitas berlatih cabor Tinju karena adanya virus corona (Covid-19).

Meskipun Pengurus Pusat sudah menyurati setiap cabor untuk kegiatan Kejurnas dan Kejurda ditiadakan sementara waktu karena wabah corona secara global. Dengan demikian, kata Clinton, rencana TC keluar Papua Barat belum dilakukan selama status pencegahan virus corona masih diberlakukan oleh pemerintah.

"Rencana kegiatan TC keluar Papua Barat sementara ditiadakan dan dilaksanakan di daerah kabupaten Manokwari menunggu keputusan pemerintah" ungkap Clinton kepada jagapapua.com, Senin, 30 Maret 2020 di Sanggeng, kabupaten Manokwari.

Dia mengutarakan, pihaknya memilih kabupaten Kaimana menjadi tempat berlatih dan sparing karena disana mereka memiliki sanggar Tinju, namun rencana ini ditunda karena adanya wabah Covid-19 ini sehingga atlet masih tetap berlatih di Manokwari.

Fasilitas sangat minim bagi atlet Tinju Papua Barat, maka mereka pun berlatih dengan fasilitas sederhana tepat di samping Stadion Sanggeng Manokwari, Papua Barat.

"Kami memilih Kaimana sebagai tempat berlatih karena fasilitas penunjang sudah sangat mendukung. Artinya setelah status corona ini berakhir, maka kita akan berangkat ke Kaimana untuk TC" kata Clinton.

Kaitan dengan informasi virus corona disease (Covid-19), Tallo mengaku ketahui melalui media. Namun begitu, Tallo mengemukakan bahwa langkah-langkah dan kebijakan saat ini telah diambil oleh pemerintah Papua Barat untuk lakukan pencegahan guna memutuskan mata rantai corona ke daerah ini.

Ditanya tentang pekan olahraga Nasional (PON) Papua, Tallo pun menyampaikan bahwa sejauh ini belum ada informasi untuk penundaan PON menyusul adanya wabah Covid-19 secara global, sehingga tugas Pertina Papua Barat untuk memberikan perhatian khusus kepada atlet agar tetap berlatih.

"Sebagai ketua pengprov, ketua harian, kepala pelatih dan pengurus Pertina Papua Barat bersepakat untuk terapkan pelatihan kepada para atlet secara rutin pagi, siang dan sore karena mengigat PON semakin dekat" ujar Clinton.

Lebih lanjut, Tallo menyampaikan bahwa sejujurnya fasiltas pusat tinju di daerah kabupaten Manokwari tidak ada sehingga pelatihan dilakukan di luar ruang terbuka seperti yang sekarang ini bisa terlihat di samping Stadion Sanggeng Manokwari.

Sementara itu, Ketua Harian Pertina Papua Barat, Abraham atau yang sering disapa Bram menyampaikan hal sama. Menurut Bram, cabor tinju merupakan kontak fisik secara langsung, maka untuk mencegah wabah corona ini, pihaknya berharap adanya perhatian KONI sebagai pembina olahraga Papua Barat untuk memberikan masker kepada semua cabor di Papua Barat.

"Tujuannya agar masker ini digunakan oleh pengurus, pelatih, dan atlet selama pelatihan berlangsung" kata dia seraya menyampaikan bahwa pelatihan cabor tinju tetap dilaksanakan karena mengingat PON semakin dekat, sehingga fisik dari para atlet tetap dilakukan sambil menunggu wabah corona ini berakhir.

Menurut informasi bahwa olahraga bagian dari menjaga kebugaran tubuh untuk mencegah wabah virus corona, sehingga khusus bagi atlet tinju tetap berlatih. Di samping itu, Kepala Pelatih Pertina Papua Barat, Frans Yomaki menjelaskan, sejauh ini para atlet tetap berlatih sesuai program.

Dia berpendapat bahwa sejauh ini belum ada instruksi dari KONI untuk memberhentikan segala program pelatihan, sehingga Pertina Papua Barat tidak berhentikan program pelatihan ini.

"Program latihan tetap dilaksanakan untuk siapkan atlet menuju kesuksesan di PON Papua" ujar Yomaki seraya menyampaikan program TC keluar Papua Barat belum dilakukan mengingat adanya wabah virus corona. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery