pasang iklan

Operasi Ketupat, Polda Terjunkan 3.217 Personil Jaga Kemananan

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Polda Papua Barat terjunkan 3.217 personil yang terbagi dalam dua personil dan terlibat dalam operasi Ketupat, operasi aman Nusa 2, dan sekaligus dengan siaga personil.

Kapolda Papua Barat melalui Karo OPS Polda Papua Barat Kombes Pol Tri Atmojo Marawasianto, SIK mengatakan, operasi ini selain menjalankan imbauan MUI tentang tidak boleh dilaksanakan sholat ied bersama, juga takbiran di wilayah hukum Polda Papua Barat.

Ditengah memasuki perayaan Idul Fitri, Polda Papua Barat dan jajaran akan mencegah adanya pelaku begal yang masih beraksi ditengah masyarakat.

Selain itu, kata Tri, jajaran kepolisian akan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan virus corona.

Salah satu imbauan adalah meminta kepada masyarakat untuk selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak, dan tetap mengikuti imbauan pemerintah.

Kombes Pol Tri juga menegaskan patroli ini dilakukan agar seluruh masyarakat  tidak menjadi korban begal.

Pengamanan difokuskan di tempat pusat keramaian seperti di pusat perbelanjaan dan pusat keramaian lainnya.

Pengamanan kali ini, kata dia, berbeda dari perayaan idul Fitri tahun sebelumnya, sebab disaat ini idul fitri bertepatan dengan wabah Covid-19, sehingga bersama-sama pemerintah aparat TNI, Polri juga ikut memberikan imbauan dan edukasi tentang bahaya Covid-19.

Ditanya titik rawan kriminal, Tri menyampaikan masih di sekitar pusat perbelanjaan dan jalan umum, sehingga pihaknya memang memfokuskan patroli di daerah daerah tempat keramaian.

"Kita selain menegakan aturan dan memberi rasa aman kepada masyarakat, tetapi kami juga sampaikan pentingnya menjaga kesehatan sesuai protokol Covid-19" tambah Kombes Pol Tri saat ditemui Jagapapua.com seusai apel Ketupat 2020, Sabtu malam.

Dikatakan kembali bahwa aparat keamanan tidak melarang adanya Sholat Ied tetapi melaksanakan ibadah di rumah, sehingga jangan sampai ada kesalahpahaman dari masyarakat tentang sholat.

Hal ini disampaikan karena wabah Covid-19, sehingga memang harus diperhatikan semua pihak, terutama ditengah wabah Covid-19 ini. "Operasi ketupat ini tidak kami sendiri, melainkan dibantu TNI" tambah Tri. (WRP)

Baca juga: https://jagapapua.com/article/detail/2874/polda-papua-turun-lapangan-pastikan-masyarakat-taati-pemerintah

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery