pasang iklan

Sayangkan Nama Gubernur Dicatut, Pemuda akan Demo Nyatakan Sikap

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Politisi Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Manokwari Aloysius Siep, SE angkat bicara menanggapi pencatutan nama Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, pasca disebut oleh terdakwa Wahyu Setiawan mantan KPU RI di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (29/5).

Selaku tokoh pemuda di kabupaten Manokwari, Aloysius menegaskan bahwa sangat menyesalkan atas pencatutan nama gubernur tanpa dikonfirmasi terlebih dahulu.

Merespon pencatutan nama gubernur, maka pemuda di kabupaten Manokwari akan turun aksi demo besar-besaran guna memprotes, sekaligus menyatakan sikap menolak pencatutan nama gubernur Papua Barat dalam masalah tersebut.

Anggota DPRD Manokwari ini menjelaskan bahwa semestinya jika ada informasi pencatutan nama gubernur, maka harusnya terdapat kejelasan terlebih dahulu atas informasi yang muncul melalui terdakwa mantan KPU RI.

Di samping itu, Aloysius mengemukakan bahwa semestinya pihak terkait yang sudah mencatut nama gubernur yang dianggap telah menyuap harus diklarifikasi kebenaran atas informasi tersebut. 

Kata dia, sangat disayangkan karena sudah dimunculkan secara jelas-jelas ke media Nasional, sehingga secara spikologis sangat terganggu, sebab Gubernur lagi fokus kepada pencegahan wabah pandemi Covid-19 di Papua Barat.

"Kami tidak menerima masalah ini, sebab secara tidak langsung gubernur kami terganggu. Kenapa demikian, karena saat ini gubernur lagi fokus dengan pencegahan wabah pandemi Covid-19, namun nama gubernur dimunculkan tentu saja mengganggu kenyamanan beliau dan masyarakat Papua Barat" tegas Aloysius kepada wartawan, Sabtu (30/5).

Untuk lebih jelasnya, Aloysius akan bersama pemuda turun aksi memprotes persoalan tersebut, sebab secara etika sangat mengganggu nama gubernur, maka secara tegas pemuda akan turun aksi demo, tegasnya. 

"Hari Senin, kita akan layangkan surat kepada pihak keamanan, gustu Covid-19 untuk lakukan demo. Namun karena tidak ada KPK di Papua Barat, maka kami akan demo ke DPR atau langsung ke kantor gubernur" tambah Aloysius, Sabtu siang.

Sementara Ketua Pemuda Adat Papua Barat, Daud Yelimolo juga mengutarakan bahwa Gubernur Papua Barat adalah simbol pembangunan Papua Barat, sehingga secara tegas pemuda akan melakukan aksi.

Menurut Daud, kerja Sekretaris KPU Papua Barat Thamrin Payapo tidak layak sebagai ASN, sebab tidak loyal kepada pimpinan daerah, sehingga mau tidak mau harus dicopot dari jabatannya.

Oleh karena itu, masalah pencatutan nama gubernur Papua Barat adalah masalah pemuda Papua Barat, maka pihaknya akan aksi demo dan berdiri dibelakang gubernur. (WRP)

Baca juga: https://jagapapua.com/article/detail/2939/misteri-dibalik-wahyu-setiawan

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery