pasang iklan

Silang Pendapat Kadinkes dan Tokoro, Ini Masalahnya

KABUPATEN SARMI, JAGAPAPUA.COM - Viral, sebuah video berisi perdebatan antara Juru Bicara  Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sarmi dr. Yohann .A.H. Tokoro dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sarmi Z.A. Tawernussa, S.PB di Puskesmas Bonggo Timur.

Video tersebut diunggah pada Facebook @Kab Sarmi, sebuah grup Facebook yang isinya berbagi info seputar Kabupaten Sarmi. Dalam video tersebut tampak Jubir gugus tugas Covid-19 Kab. Sarmi dengan nada tinggi berbicara kepada Kadinkes terkait rapid test yang sedang berlangsung di Puskesmas Bonggo Timur.

Menurutnya bahwa keputusan tentang puskesmas yang bisa melaksanakan rapid test secara massal untuk masyarakat umum, harus berdasarkan keputusan rapat.

“Bapak dengar sendiri, tidak wajib dilaksanakan pemeriksaan rapid test disini.” Ucap Tokoro.

Dalam video tersebut, tampak belasan masyarakat telah hadir di Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan. Salah satu petugas puskesmas menyela agar pemeriksaan tetap dilakukan. Menurutnya, jangan ada tindakan pilih kasih dari pemerintah kabupaten Sarmi untuk masyarakat.

Sementara Kepala dinas kesehatan beralasan bahwa pengadaan rapid test dilakukan karena tidak ada perintah secara tertulis yang dibuat oleh gugus tugas Covid-19 Kabupaten Sarmi tentang Puskesmas mana saja yang bisa melakukan rapid test.

“Hari ini yang direkomendasikan hanya bapak Abuere beserta keluarga, yang lain tidak.” Ucap Jubir Tokoro. Diketahui,  salah satu keluarga Abuere yang disebut dalam video tersebut, terindikasi reaktif, karena itu, hanya keluarga Abuere yang dibolehkan untuk diperiksa pada Puskesmas tersebut. Sementara untuk pemeriksaan secara umum, tidak dilakukan di Puskesmas Bonggo Timur.

“Jangan lempar kesalahan ke saya. Saya ini serba salah, diminta untuk bicara apa yang menjadi keputusan di atas tapi kok faktanya orang Dinas Kesehatan sendiri jalan tanpa ada koordinasi ke atas. Itu persoalan. Pak bupati tidak pernah mengeluarkan surat secara tertulis untuk pemeriksaan di Bonggo Timur, titik.” Ucap tampak Jubir gugus tugas Covid-19 Kab. Sarmi.

Pada video tersebut, Ketua gugus tugas juga mengingatkan Kadinkes bahwa permasalahan terjadi karena Ternussa tidak menjalankan tugasnya secara baik sebagai kepala Dinas Kesehatan yang seharusnya berkoordinasi pada pemangku kebijakan yang lebih tinggi. Sementara yang turun dilapangan melakukan teknis adalah petugas medis yang ada di Puskesmas.

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery