pasang iklan

Selain Latihan Fisik, TNI AU Biak Integrasikan Life Skill

JAGAPAPUA.COM - Kondisi jiwa terbukti mempengaruhi fisik lebih besar dibanding dengan kebutuhan fisik akan materi. Banyak orang tidak bisa tidur nyenyak karena menemui masalah, meski dalam ruangan mewah dengan makanan berlimpah. Dalam dunia modern, banyak juga orang yang stres meski hidup serba berkecukupan. Seperti paradoks, tapi begitulah pengaruh jiwa pada fisik tak dapat dinafikkan.

Sebagaimana juga abdi negara, seorang prajurit dituntut selalu prima dan sigap dalam menjalankan tugas. Selain kesehatan fisik juga dibutuhkan kesehatan psikis agar tugas terlaksana tidak hanya zero accident tetapi juga fokus dan berhasil memuaskan. Training fisik bagi TNI adalah suatu keharusan untuk menjaga kebugaran fisik dan juga meningkatkan kemampuan dan kesehatan fisik. Namun, kemampuan untuk mengatasi masalah dalam kehidupan pribadi maupun sosial juga menjadi hal penting yang menunjang terlaksananya tugas tentara. Kemampuan tersebut terdapat dalam komponen-komponen yang membentuk suatu Life Skill.

Dunia hari ini telah mengarah kepada integrasi Life Skill ke dalam aktivitas-aktivitas olahraga. Sehingga aktivitas olahraga tidak hanya bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan fisik saja, melainkan juga skill dalam menjalani kehidupan. Seorang prajurit, sebagaimana seorang atlet juga tidak terlepas skill dari masalah pribadi maupun sosial yang dihadapinya. Maka Life Skill dibutuhkan agar fokus dan dapat menjalankan tugas secara profesional.

Cronin dan Alen (2017) dalam penelitiannya yang berjudul Development and initial validation of the Life Skills Scale for Sport (LSSS) menyebutkan ada 7 komponen untuk mengukur Life Skill  yaitu mengatur tujuan, manajemen waktu, kemampuan, emosional, komunikasi, kemampuan sosial, kepemimpinan, kemampuan menyelesaikan masalah, dan membuat keputusan (decision making). Ketujuh skill ini yang kemudian digunakan sebagai skala untuk mengukur perkembangan Life Skill dalam bentuk Life Skills Scale for Sport (LSSS).

TNI-AU Pangkalan Udara Manuhua Biak Numfor telah membuktikan bahwa integrasi Life Skill dalam training fisik TNI mampu meningkatkan perkembangan fisik dan psikis. Hasil ini diperoleh melalui penelitian eksperimental yang dijalankan oleh Luqman Hardiansyah, Amung Ma’mun, Komarudin, Rizki Hazazi Ali terhadap TNI AU Manuhua tersebut.

Penelitian yang berjudul “Life Skill Integration in Military Physical Development at Manuhua Airbase Biak Papua, Indonesia” memberikan perbedaan perlakuan terhadap TNI AU dengan 2 kelompok, yaitu kelompok dengan integrasi Life Skill dan training fisik dan kelompok training fisik tanpa integrasi life skill yang diukur hasilnya dengan instrumen LSSS tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya dampak yang siginifikan pada kelompok tentara dengan integrasi Life Skill dan tanpa integrasi.

Training fisik militer sebagaimana olahraga lainnya dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai yang ada dalam Life Skill agar memberikan pengalaman yang positif dan menunjang perkembangan baik fisik maupun psikis. Prajurit juga manusia biasa yang memiliki kelemahan-kelemahan sebagaimana masyarakat sipil pada umumnya. Sehingga selain aspek fisik yang dilatih, aspek kesehatan mental (mental health) juga baik untuk diperhatikan agar semakin optimal dalam menjalankan tugas negara. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery