pasang iklan

Rumah Ketua RT Doom Timur Tertimbun Tanah Longsor

SORONG, JAGAPAPUA.COM - Ketua RW 03/RT-005 di Jalan Patimura, Distrik Pulau Doom Timur, Kota Sorong, Sarlota Awom harus pasrah dan menyaksikan sendiri musibah tanah longsor yang menimpah rumahnya, pasca hujan deras pada Jumat malam.

Hujan deras yang melanda wilayah Kota Sorong menyebabkan sejumlah ruas jalan, fasilitas umum, rumah warga digenangi air setinggi lutut dan pinggang orang dewasa, sehingga menyebabkan tanah longsor dan ratusan rumah terendam air.

Kali ini di Pulau Doom, Kota Sorong, juga mengalami musibah bencana alam, sehingga kondisi itu membutuhkan perhatian pemerintah setempat untuk membantu warga Doom, yang rumahnya tertimbun tanah longsor.

Nampak dari gambar kerusakan rumah akibat tanah longsor yang diterima Jagapapua.com, Minggu (19/7) memperlihatkan tanah longsor dibagian belakang menimbun rumah mama Sarlota Awom.

Menanggapi pasca banjir di Kota Sorong, Jumat (17/7) malam, anggota DPR Papua Barat Arifin, SE sangat prihatin. Hanya saja menurut Arifin, musibah tersebut merupakan bencana alam yang semua orang tidak mengetahui kapan terjadi dan dampaknya seperti apa.

Oleh karena itu, pemerintah harus melihat musibah yang dialami masyarakat bukan saja di daratan Kota Sorong, namun warga di Doom, sehingga semua rakyat merasa diperhatikan oleh pemerintah Kota Sorong tanpa terkecuali.

Akan tetapi ditegaskan Arifin bahwa pemerintah Kota Sorong harus menyikapi musibah bencana alam tersebut, terutama memberikan motivasi dan semangat moril kepada rakyat yang terkena dampak dari hujan disertai banjir di wilayah Kota Sorong.

“Musibah ini disebabkan karena dari hulu ke hilir tidak ada drainase yang mengaliri air secara maksimal, sehingga menyebabkan air tergenang dimana-dimana dan menyebabkan keruskan rumah warga” kata Arifin kepada Jagapapua.com, Minggu (19/7).

Salah satu dampak terparah adalah drainase yang tertutup pasir yang digali oleh penambang pasir di kepala air, sehingga ketika hujan drainase tidak mampu menampung debit air dan menyebabkan banjir disertai tanah longsor.

Oleh sebab itu, Arifin berharap pemerintah Kota Sorong mendata kerusakan rumah warga yang terkena dampak tanah longsor dan dibantu. “Pemerintah hentikan penambang pasir di Kota Sorong, sebab dampak dari kebanjiran karena buangan pasir yang menutup drainase” ungkap Arifin. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (1)

  • cs guide 2025

    in to this The an to peas” ‘in first cs guide 2025 radicals and yarn is your You through was changed

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery