pasang iklan

Lagi, Dua Warga Sipil Nduga Meninggal Ditembak

NDUGA, JAGAPAPUA.COM -  Sabtu, 18 Juli 2020, dua orang warga sipil Nduga meninggal dunia. Meninggalnya warga sipil tersebut diduga ditembak oleh anggota TNI yang sedang bertugas di dekat sungai Kenenyam. 

Kedua korban tersebut adalah ayah dan anak atas nama Selu Karunggu (anak) dan Elias Karunggu (ayah). Keduanya adalah warga sipil yang selama ini hidup di hutan tempat pengungsian karena konflik Nduga Desember 2018 yang tak kunjung usai.

Atas kejadian ini, masyarakat melakukan protes dan meminta pemerintah menarik pasukan TNI/Polri dari daerah Nduga. Paskalis Kossay, salah satu politisi Papua menyebut bahwa jika operasi militer tidak dihentikan, maka konflik Papua akan menjadi konflik yang berkepanjangan. Karena itu menurutnya Jokowi sudah selayaknya mengevaluasi tindakan yang selama ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian bahwa rakyat Papua masih bagian dari Indonesia.

Tak hanya Paskalis, ungkapan kemarahan juga datang dari Filep Wamafma, anggota DPD RI asal Papua Barat. Filep menyampaikan bahwa sudah saatnya pemerintah menggunakan pendekatan baru dalam menyelesaikan permasalahan di Papua.

"Saya telah berulang menyampaikan ini, jangan gunakan pendekatan militer lagi, itu tidak membuahkan hasil. Yang ada malah memunculkan perlawanan dan kebencian dari masyarakat." Ucap Filep. 

Wamafma menyebut bahwa cara-cara yang lebih humanis adalah langkah yang seharusnya ditempuh oleh Negara dalam merangkul masyarakat Papua yang selama ini mengalami trauma akibat operasi militer. (Kr)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery