pasang iklan

Didemo Massa, Bupati Wondama Tolak Hasil Pengumuman CPNS 2018

WONDAMA, JAGAPAPUA.COM - Bupati Teluk Wondama Bernadus Imburi menilai kuota 80 persen orang asli Papua dan 20 persen non asli Papua jauh berbanding dengan hasil pengumuman CPNS formasi tahun 2018 yang baru diumumkan pada 30 Juli 2020.

Dengan demikian Bupati secara tegas menolak hasil pengumuman CPNS Teluk Wondama yang telah dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Negara maupun Menpan-RB di Jakarta.

Menurut Imburi, penolakan hasil CPNS hampir dilakukan semua kepala daerah di Papua Barat. Hal itu karena kesepakatan 80:20 persen kuota CPNS tak sesuai dengan fakta pengumuman.

"Jadi kuota 80:20 persen jauh dari kesepakatan bersama, sehingga kuota CPNS tahun 2018 kami tolak" kata Bupati Imburi ke hadapan peserta tes CPNS, Kamis (30/7) di halaman kantor bupati Wondama.

Untuk itu, secara tegas Imburi menyatakan bahwa sebelum hasil pengumuman disampaikan serentak, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan sudah melakukan rapat virtual melalui video conference dengan para kepala daerah.

Dimana pada rapat 29 Juli 2020, kata Imburi, para kepala daerah di kabupaten, kota se Papua Barat menolak hasil pengumuman CPNS tersebut.

Bupati Wondama sendiri menginginkan agar segera diadakan pertemuan dengan petinggi di Jakarta, seperti Menpan-RB, BKN atau bahkan Presiden jika diperlukan, dimana pertemuan itu difasilitasi oleh Gubernur, sebab hasil CPNS tidak sesuai, ungkapnya.

Lebih lanjut, Imburi menjelaskan bahwa apapun hasil pengumuman CPNS yang diterima masyarakat saat ini tidak akan memuaskan. Apalagi kuota yang diberikan untuk Wondama berjumlah 300 orang, tetapi yang melamar CPNS saat tahun 2018 sebanyak 1.700 orang. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery