pasang iklan

Kajati Sebut Kehadiran Senator Filep Beri Masukan Komprehensif

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat Yusuf, SH.,MH mengatakan, kunjungan kerja (kunker) anggota Komite I DPD Republik Indonesia Dr. Filep Wamafma, SH.,M.hum di Kejaksaan Tinggi Papua Barat merupakan satu kehormatan khusus bagi mereka.

Demikian disampaikan Kajati Papua Barat Yusuf, SH.,Mh kepada awak media setelah dilakukan pertemuan, Rabu (4/8). Menurutnya, kehadiran Dr. Filep sangat berarti bagi mereka, sebab mereka bisa mendapat masukan dan memiliki wawasan serta memperoleh pokok-pokok pikiran dari beliau guna kebaikan jajajaran Kejati Papua Barat, sehingga kinerja dan optimalisasi Kejati terus ditingkatkan.

Termasuk mendapat masukan secara internal dan eksternal bagi. Selanjutnya, masukan tersebut dimanfaatkan untuk merefleksi diri demi meningkatkan etalase kegiatan di Kejati Papua Barat kedepannya.  Apalagi, senator Filep memiliki latar belakang sebagai akademisi hukum sehingga bisa ikut andil memberikan fikiran terbaiknya.

“Masukan dari beliau sangat penting bagi kami, sebab negara hadirkan kejaksaan di Papua Barat untuk pelayanan penegakan hukum bagi masyarakat. Bahkan masukan dari beliau sangat komprensif bagi kami” kata Yusuf, Selasa (4/8).

Di samping itu, kata Kajati, ada beberap hal pokok telah disampaikan senator Filep Wamafma kepada Kejati untuk menjadi perhatian kedepannya. Di antaranya menjaga stabilitas politik menjelang Pilkada 2020, pengawasan sejumlah kegiatan pemerintah dimasa pandemi Covid-19, tambang ilegal, ilegal maning, kebijakan HAM berat, KKR, dan tindak pidana korupsi.

Di kesempatan itu, senator juga mendorong agar pegawai atau staf Kejati bisa mengikuti jejang perkuliahan dibidang hukum, sebab disadari bahwa didalam aturan ASN, pegawai ASN terutama adhiyaksa Kejaksaan memiliki aturan kualifikasi pendidikan.

Selanjutnya, terkait bidang perdata dan tata negara, Filep mengapresiasi langkah non litigasi yang diambil untuk mediasi masyarakat tentang pencemaran lingkungan di Papua Barat.

Salah satu contoh, Kejati sudah mendorong pihak PT. Pertamina Manokwari untuk menyediakan wadah air bersih bagi warga Sanggeng, Manokwari, terdampak pencemaran limbah minyak di sumur air milik warga setempat.

“Untuk masalah hukum perdata antara pihak Pertamina dan warga Sanggeng sedang berjalan, meskipun pihak Kejati sudah melakukan mediasi. Artinya hal-hal ini yang kami sampaikan kepada senator, sebab apapun bentuknya Pertamina harus sayang rakyat, sebaliknya rakyat sayang pertamina” katanya.

Hal lain berkaitan dengan Pilkada serentak di Papua Barat, Yusuf melaporkan telah melaksanakan pranata yang ditetapkan, bahkan Kajati sudah melaksanakan MoU dengan KPU, sehingga disitulah ada peranan Kejati dalam mengatasi, memediasi dan mengantisipasi apabila ada tindakan pidana pemilu.

Di kesempatan itu, Kajati juga meminta dukungan dari senator Filep Wamafma sebagai mitra kerja, sehingga masalah sarana prasarana Kejati Papua Barat juga didorong ke pemerintah.

Kajati menambahkan, selama masa pandemi tentu saja belum ada pembangunan, sebab kesehatan masyarakat sangat penting dan segala-segalanya dimasa pandemi covid ini. “ Untuk itu Kita bangga karena miliki senator seperti beliau, sebab lebih paham kondisi kita” ungkap Yusuf. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery