pasang iklan

Mahasiswa Tolak Kehadiran Kodim Tambrauw

SORONG, JAGAPAPUA.COM - Sejumlah mahasiswa dan pemuda Kota Sorong Papua Barat yang tergabung dalam Solidaritas Peduli Keadilan bagi OAP melakukan aksi demonstrasi didekat Kantor Polres Kota Sorong, Selasa, 11 Agustus 2020. Dalam aksi ini massa menuntut Pihak Penegak Hukum memproses aparat Pelalu Kekerasan Warga Tambrauw dan Menolak Pembangunan Kodim di Tambrauw.

Dalam orasinya para demonstran mengatakan bahwa kehadiran Kodim di Tambrauw membuat warga merasa tidak nyaman, juga telah terjadi kekerasan terhadap warga Tambrauw di distrik kosyefo, kampung Orwen Kwor pada 28 Juli yang dilakukan oleh anggota TNI.

Salah satu demonstran, Yance, dalam orasinya mengatakan bahwa warga Tambrauw tidak membutuhkan Kodim. Mereka menyebut kehadiran Kodim hanya akan membuat warga merasa tidak aman. Ia mengatakan bahwa kondisi Tambrauw selama belum ada Kodim cukup aman. Terlebih bahwa warga Tambrauw memiliki Hukum adat yang selama ini dipakai oleh warga untuk menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi dan terbukti efektif menjadi solusi. Ia lanjut mengatakan bahwa Warga Tambrauw lebih membutuhkan pembangunan Kesehatan dan Pendidikan.

Yosep, salah satu demonstran lainnya mengatakan bahwa Tambrauw bukan wilayah Konflik atau wilayah Perbatasan yang merupakan wilayah kerja TNI sebagaimana dimandatkan oleh UU TNI. Ia menilai kehadiran TNI ini memiliki motif lainnya yaitu motif bisnis. Menurutnya yang menjadi perhatian pemerintah adalah aspek pendidikan. Mengingat masih minimnya guru di sekolah-sekolah tertentu. Baginya persoalan pendikan inilah yang mendesak bukan sebaliknya membangun Kodim.

Kordinator Aksi, Johan, mengatakan jika aspirasi ini tidak ditindaklanjuti maka ia bersama Solidaritas Peduli Keadilan Bagi OAP akan mengkonsolidasi seluruh elemen  Mehasiswa, Pemuda dan Aktivis untuk melakukan aksi lebih besar lagi. (*)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery