pasang iklan

Kampak Papua Minta KPK Selidiki Proyek Batu Tahu yang Mangkrak

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Proyek pembangunan talud batu tahu Pasir Putih Manokwari Papua Barat dengan volume sepanjang 1500 meter saat ini sedang terhenti. Belum diketahui secara pasti mengapa proses pembangunan tersebut tidak berlangsung dengan baik dan hanya dikerjakan sepanjang kurang lebih 10 meter.

Atas terhambatnya pembangunan tersebut, Komunitas Masyarakat Adat Papua Anti Korupsi (KAMPAK) memberikan tanggapan dan protes. Menurut Maikel Rumaropen, Ketua Kampak Papua DKI Jakarta, salah satu tahapan yang harus dilaksanakan dalam pembangunan daerah adalah pengendalian pelaksanaan rencana pembangunan, yang secara teknis telah diatur dalam Permendagri Nomor 54 tahun 2010 tentang pelaksanaan peraturan pemerintah nomor 8 tahun 2008.

Amanat dari peraturan tersebut memberikan konsekuensi kepada pengguna anggaran untuk melaksanakan rencana pembangunan di masing-masing SKPD, serta bertanggung jawab dan berkewajiban dalam melakukan pelaporan pelaksanaan rencana secara berjenjang. jelasnya.

Ketua Komunitas Masyarakat Adat Papua Anti Korupsi (KAMPAK) juga mengatakan kekhawatirannya akan dugaan Penyelewengan anggaran dalam proyek tersebut. bebernya kepada media melalui telepon selulernya. Jumat, 28 Agustus 2020 pagi.

Maikel mengatakan dari hasil investigasi dan temuan LSM Kampak Papua, pekerjaan proyek pembangunan talud batu tahu pasir putih manokwari papua barat yang terbengkalai ini tidaksesuai dengan RAB yang direncanakan. Proyek senilai 21.387.802.897 menggunakan Dana Bagi Hasil DBH  tahun anggaran 2018 dan anehnya dikerjakan pada bulan Juli tahun 2020.

Lebih parah lagi, pekerjaan tersebut baru mencapai 10 meter dari panjang volume 1500 meter dan lebar 20 meter. Namun faktanya, menurut temuan Kampak, proyek tersebut telah terhenti.

“Ada apa? Kemanakah dana yang sudah dikucurkan untuk proyek pembangunan talud batu tahu pasir putih manokwari ini? tanya Maikel.

Melihat proyek talud yang terbengkalai, Maikel mengatakan kekesalannya dan akibatnya Negara selalu dirugikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Oleh sebab itu, Maikel engan tegas meminta Kejaksaan Agung RI segera membentuk tim khusus guna melakukan pemeriksaan terhadap dugaan penyelewengan anggaran proyek pembangunan talud batu tahu pasir putih Manokwari Papua Barat.

"kami minta KPK,  kejaksaan periksa dan awasi. Aparat penegak hukum, segera untuk ditindaklanjuti". Tutupnya. (Ls)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery