pasang iklan

Sroyer: Taman I.S Kijne Harus Bersih dari Spanduk dan Baliho

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Mantan Kepala Distrik Manokwari Barat masa kepemimpinan Bupati Dominggus Mandacan periode pertama, Elisa Sroyer menyarankan kepada seluruh pihak di kabupaten Manokwari tidak memasang atau memajang spanduk dan baliho dalam bentuk dan ukuran apapun di taman kota Manokwari.

Salah satu taman yang disebut oleh Elisa adalah taman kota I.S Kijne, taman dengan nama seorang misionaris atau tokoh agama dan budayawan yang terletak tepat di perampatan Kali Dingin jalan baru Wosi, Distrik Manokwari Barat, kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Sroyer mengutarakan, taman tersebut sebagai icon wajah kabupaten Manokwari sehingga harus bebas dari pemasangan spanduk maupun baliho, sebab ketika taman dan patung tokoh agama itu terhalang, maka wajah taman akan terlihat kurang rapi menurutnya.

“Taman kota tersebut merupakan catatan sejarah religi di kabupaten Manokwari. Apalagi dimomen HUT GKI di tanah Papua pada Oktober 2020 ini harusnya taman sejarah itu dibersihkan dari jenis spanduk apapun” ungkap Sroyer kepada Jagapapua.com, Senin (19/10).

Tidak hanya taman I.S Kijne, menurut Sroyer sejumlah taman icon kabupaten Manokwari harus dijaga dan dirawat bersama, sebab daerah Manokwari menjadi ibu kota provinsi Papua Barat.

Dia menambahkan, pemerintah daerah melalui Satpol PP harusnya lebih tegas untuk menjaga setiap aset pemda. Salah satunya perawatan taman kota Manokwari. Apalagi taman dibangun dengan menggunakan uang rakyat, sehingga mau tidak mau taman kota Manokwari harus diperhatian. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery