pasang iklan

Ingin Tangkap Pengedar Ganja, Oknum Polisi Salah Tembak

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Insiden salah tembak kaca mobil Rush Putih di Wosi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, merupakan tindakan salah prosedur oleh oknum polisi yang mengejar tersangka pengedar Ganja 800 gram.

Melalui siarang pers di Mapolda Papua Barat, Kamis (3/12), Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP Adam Erwindi membenarkan bahwa tembakan tersebut salah sasaran. Untuk itu permohonan maaf Kapolda Papua Barat melalui Kab id Humas disampaikan kepada korban PNS KPU Teluk Bintuni.

Berdasarkan kronologis, jelas Erwindi bahwa pada 28 November 2020 pukul 04.00 wit (pagi) mobil yang dipakai oleh tersangka pengedar ganja sama persis, sehingga mobil tersebut sempat dihentikan.

Lantaran pengemudi tidak ingin berhenti, maka oknum polisi melepas tembakan peringatan selama tiga kali. Dimana tembakan peringatan pertama diarahkan keatas, tembakan kedua kearah samping kaca mobil dan tembakan ketiga kearah bagian belakang tembus kaca depan.

Lanjut Erwindi, setelah mengecek ternyata bukan target tersangka, justru korban PNS KPU Teluk Bintuni yang baru saja pulang dari acara debat kandidat KPU Teluk Bintuni di Unipa Manokwari. Karena nampak sama persis bahwa mobil yang dipakai tersangka pengedar Ganja dengan mobil yang dipakai korban, sehingga disitulah salah sasaran.

Sedangkan mobil yang menjadi target pengejaran polisi rupanya lari kearah Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan.

Untuk mempertanggung insiden tersebut, tegas Erwindi, saat ini oknum polisi sudah ditangani oleh pihak Propam Polda Papua Barat.

“oknum polisi tersebut sudah di amankan untuk dimintai keterangan” ungkap Erwindi.

Kaitan dengan isu bahwa korban adalah PNS di KPU Teluk Bintuni, secara tegas Erwindi mengutarakan bahwa kasus salah tembakan tidak ada kaitan denganya politik disana.

Oleh sebabnya, ia berharap jangan persoalan tersebut dikaitkan dengan politik, sebab ini merupakan kelalaian oknum polisi dalam pengejaran tersangka pengedar ganja.

Dari insiden tersebut, lanjut Erwindi, tidak mengenai korban tetapi kejadian itu membuat trauma korban. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (4)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery