pasang iklan

PT Pertamina Tambah 23 Titik SPBU BBM Satu Harga di Papua

JAGAPAPUA.COM - Pada tahun 2020 ini, PT Pertamina telah menambahkan sebanyak 23 titik SPBU untuk BBM Satu Harga di Provinsi Papua dan Papua Barat. Seluruhnya tersebar sebanyak 11 lokasi di Papua dan 12 lokasi di Papua Barat.

Penambahan ini merupakan bagian dari Program SPBU BBM Satu harga oleh PT Pertamina Regional Papua-Maluku. Sedangkan sebanyak 21 titik SPBU juga telah dioperasikan di Provinsi Maluku dan Maluku Utara. Hal ini disampaikan oleh Executive GM Regional Papua Maluku PT Pertamina (Persero), Yoyok Wahyu Maniadi saat menjelaskan persebaran titik SPBU pada selasa (8/12).

"Sebaran ke-44 SPBU BBM Satu Harga tersebar 11 lokasi di Papua, kemudian 12 lokasi di Papua Barat. Lalu, 8 lokasi di Maluku dan 13 lokasi di Maluku Utara," ujar Yoyok Wahyu Maniadi di Jayapura (8/12).

Ia menjelaskan bahwa pembangunan SPBU BBM Satu Harga merujuk pada SK Dirjen Migas No. 0008.K/15/DJM.O/2020 tanggal 13 Januari 2020 yang menugaskan PT Pertamina Regional Papua-Maluku untuk membangun 134 titik SPBU Satu harga baru dalam periode tahun 2020-2024. Sementara pada periode sebelumnya, tahun 2016 hingga tahun 2019 sebanyak 51 titik SPBU serupa telah dioperasikan.

Dengan adanya SPBU Satu harga diharapkan masyarakat Papua dan Papua Barat dapat membeli BBM dengan harga yang sama seperti seluruh daerah di Indonesia. Yoyok Maniadi mengatakan bahwa sebelumnya masyarakat Papua membeli BBM secara eceran dengan harga Rp. 10.000,- hingga Rp. 25.000,- per liter. Dengan adanya BBM Satu Harga, masyarakat dapat membeli BBM dengan harga Premium Rp 6.450,- dan BioSolar Rp 5.150,-

Selain itu, kehadiran SPBU Satu Harga memang ditujukan kepada masyarakat yang tinggal di daerah yang sulit terjangkau agar dapat membeli BBM dengan harga yang lebih murah dan mendapatkan takaran yang sesuai. Mereka dapat memangkas jarak tempuh dan selisih harga yang diperoleh dari pengecer. Hal ini dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, mewujudkan pemerataan energi serta menjaga ketahanan dan kedaulatan energi dalam rangka mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Tambahan operasional 44 titik SPBU BBM satu harga ini juga diharapkan akan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan serta perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan 3 T (terluar, terdepan, tertinggal) lewat penyediaan energi yang mudah serta terjangkau dengan tingkat harga yang sama di seluruh wilayah Indonesia sehingga mendukung tercapainya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tambahnya. [UWR]

Share This Article

Related Articles

Comments (1627)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery