pasang iklan

Eks PPDM PB Aspirasikan Nasib mereka ke Filep Wamafma

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Anggota DPD Republik Indonesia asal Papua Barat Dr. Filep Wamafma, SH.,M.Hum menerima aspirasi dari perwakilan pendamping desa yang merupakan eks Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) Papua Barat.

Pertemuan sekaligus diskusi tersebut berlangsung di hotel Mansinam, Manokwari, Rabu (16/12).

Dalam diskusi tersebut, Senator Filep Wamafma menerima aspirasi terkait nasib pekerja PPDM yang sudah se tahun tidak bekerja.

Padahal dijanjikan kontrak baru akan keluar namun sudah mengakhiri tahun 2020 ini nasib mereka belum terjawab.

Untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut, senator Filep Wamafma akan menindaklanjuti kepada Kementerian terkait yang merupakan mitra kerja dengan Komite 1 DPD RI.

Pertemuan tersebut merupakan agenda reses anggota DPD RI untuk menyerap aspirasi di dapil Papua Barat.

Aspirasi yang sudah disampaikan menurut Wamafma akan diteruskan kepada Kementerian terkait.

Untuk memastikan aspirasi itu diterima, Filep Wamafma langsung menghubungi melalui sambungan telepon kepada Kepala Pusat Analisis Kebijakan dan Kinerja di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (KPPN/Bappenas) Dr. Velix Vernando Wanggai, SIP.,MPA.

Mendapat informasi nasib para eks PPDM Papua Barat, kata Wamafma sesuai pernyataan Velix Wanggai bahwa nasib eks PPDM akan dijawab pada tahun 2021 mendatang.

“Jadi harus ada kejelasan kepada pekerja PPDM ini agar bisa kembali melaksanakan tugas sebagaimana pendamping desa di daerah Papua Barat” jelas Wamafma seraya mendengarkan komunikasi via telepon kepada Velix Wanggai di Jakarta.

Untuk diketahui bersama bahwa sejumlah pekerja eks PPDM ini mempertanyakan nasib mereka kepada Kementerian terkait dan Dinas terkait di Provinsi Papua Barat. Akan tetapi nasib mereka belum dijelaskan secara pasti, sebab pada tahun 2020 ini mereka dijanjikan untuk bekerja kembali pasca SPT berakhir.

Bahkan para eks PPDM itu sudah menunggu dengan janji manis tetapi belum ada penjelasan resmi untuk menjawab nasib mereka. Dengan kondisi itu menyebabkan eks PPDM ini menjadi korban ditengah masyarakat di Papua Barat. Lebih lanjut, Wamafma menambahkan bahwa nasib pekerja PPDM akan dijawab pada tahun 2021.

Setelah pertemuan dan diskusi bersama senator Filep Wamafma, dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan Natal kepada perwakilan eks PPDM sebagai bentuk hubungan silaturahami menyosong perayaan natal. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery