pasang iklan

Penerimaan Polri SIPPS Dibuka, Simak Syaratnya

JAYAPURA, JAGAPAPUA.COM - Bertempat di Studio RRI Pro 1 Jayapura telah dilaksanakan kegiatan Dialog Interaktif dengan tema “Penerimaan Anggota Polri Tahun 2021 di Polda Papua”. Kamis (07/01/2021).

Hadir sebagai narasumber yakni Karo SDM Polda Papua Kombes Pol Ade Djadja Subagdja, S.I.K dan Kasubbag Diapers Biro SDM Polda Papua Kompol Banu Maulidina Isya, S.I.K.

Karo SDM Polda Papua dalam kesempatannya menyampaikan bahwa Rekrument Polri di Polda Papua pada tahun 2021 ini cukup berbeda di tahun sebelum-sebelumnya, dimana masih banyak Putra Putri Asli Papau diluar sana mempunyai kemampuan atau potensial yang sangat luar biasa yang belum terakomodir karena mengingat Kouta penerimaan Polri di Papua masih cukup terbatas, oleh karena itu Rekrument sekarang kita akan prioritaskan OAP (Orang Asli Papua) untuk menjadikan mereka Bhayangkara sejati nanti.

“Kami punya inisiatif, terobosan kreatif dengan mencoba berkordinasi dengan pemerintah daerah dan Mabes Polri bahwa untuk Polisi yang berada di Papua sangat penting karena yang bersentuhan langsung kepada masyarakat adalah Polri, maka dari itu kita meminta untuk di daerah Papua Kouta untuk penerimaan rekrument Polri 2021 ini dinaikan atau ditambah,” ucap Karo SDM.

Lanjutnya, Tujuan Rekrument ini juga untuk memenuhi Kouta Personel Polda Papua dan Polres Jajaran yang sampai sekarang masih kekurangan Personel, Di tahun 2020 kita mencoba merekrut Bintara Noken dan hasilnya sangat luar biasa dan oleh sebab itu di 2021 ini kita akan kembali merekrut Bintara Noken ini, berkaitan masalah Bintara Noken adalah mendidik mereka harus mempunyai rasa cinta juga punya jiwa yang berkaitan dengan NKRI, untuk itu mereka dibina di pupuk mentalnya agar kuat rasa jiwa NKRI.

“Pola pendidikan yang sekarang Bintara Noken dengan Bintara umum yakni yang pertama banyak pelajaran yang di berikan oleh Bintara Noken yang kaitan masalah pendidikan perjuangan bangsa, yang kedua kaitan masalah etika yang ketiga berkaitan dengan mental kepribadian jadi nilai ini kita bangun untuk mendidik mereka,” jelas Karo SDM.

Karo SDM menjelaskan, Beda dengan pendidikan yang dulu hampir sebagian besar kaitan masalah tugas tugas Kepolisian masalah disiplin, jadi ini ada beda karena di Papua khusunya masyarakat Papua yang kita didik yang utama adalah kaitan masalah perasaan.

“Jadi walaupun misalnya disiplinnya bagus etikanya bagus tapi rasa cinta kepada Indonesia tidak memiliki jiwa NKRI, mereka dalam bertugas tidak akan maksimal karena mereka salah satu kepanjangan pemerintah Indonesia juga salah satu pihak yang mewakili Polisi Indonesia yaitu Polisi Noken,” terang Karo SDM.

Karo SDM menambahkan Sistem penerimaan atau rekrutmen Bintara Noken sama seperti yang terdahulu melalui Tes Akademik, Jasmani, Psikologi dan lain -lain namun mereka juga ada yang diluar dari penerimaan secara normal atau secara aturan yaitu dengan dinamakan cara proaktif, yaitu diambil direkrut dari anak-anak yang mempunyai talenta dan penghargaan serta mempunyai kontribusi seperti orang tuanya Kepala Suku atau tokoh- tokoh besar.

“Untuk penghargaan berlaku khusus keluarga Polri salah satunya misalnya bapaknya pernah berjasa telah berjuang ibaratnya nyawa pun dia pertaruhkan waktu bertugas, mereka punya anak bila memenuhi syarat itu bisa menjadi Polisi,” ujar Karo SDM.

Karo SDM juga menambahkan Kepada seluruh masyarakat dan Stekholder yang mendukung kegiatan pelaksanaan Rekrument Polri Tahun 2021, saya meminta untuk mari bersama-sama kita mendidik anak-anak kita semua jika mereka terpilih menjadi Anggota Polri, jadikanlah mereka Polisi yang terbaik, kebanggaan keluarga, masyarakat dan Negara.

“Diinformasikan juga untuk saat ini Biro SDM Polda Papua telah membuka pendaftaran SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana) bagi Masyarakat jika berminat dan ingin melihat persyaratannya bisa langsung kunjungi Website www.Polri.go.id,” tutup Karo SDM.

Pada pendaftaran SIPSS 2021, lulusan S1 dan D4 bisa ikut mendaftar. Jurusan yang dibutuhkan di antaranya:

Jurusan lulusan S1/S1 profesi

  • Kedokteran umum (profesi)
  • Kedokteran gigi (profesi)
  • Psikologi
  • Biologi (umum)
  • Teknik informatika (programming)
  • Teknik informatika (jaringan)
  • Sistem informasi (database)
  • Desain komunikasi visual/desain grafis
  • Teknik penerbangan
  • teknik elektro (arus lemah)
  • Teknik metalurgi
  • Hubungan internasional
  • Sastra China
  • Sastra Perancis/Spanyol
  • Pendidikan olahraga
  • Pendidikan kurikulum
  • Farmasi kurikulum (profesi)
  • Ilmu komunikasi (public relation)
  • Ilmu komunikasi (jurnalistik)
  • perpajakan
  • Semua jurusan + sertifikat CPL IR Flying School

Jurusan untuk lulusan D4: 

  • Ahli nautik Tk. III, wajib memiliki ijazah Ahli Nautik Tk. III dari Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. 
  • Ahli teknika Tk. III, wajib memiliki ijazah Ahli Teknika Tk. III dari Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
  • Ketatalaksanaan angkatan laut dan pelabuhan. 

Khusus untuk jursan kedokteran, dokter umum, dan dokter gigi wajib memiliki Surat tanda Seleksi Internsip (STSI) dan Surat Tanda Registrasi (STR) definitif. 

Persyaratan umum pendaftaran SIPSS 2021

1. Warga Negara Indonesia.

2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945.

4. Berumur paling rendah 18 tahun 9 bulan dan paling tinggi 28 tahun. 

5. Sehat jasmani, rohani, dan bebas narkoba (Surat keterangan bebas narkoba dari instansi yang berwenang). 

6. Tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres setempat.

7. Berwibawa, jujur, adil, dan berkelakuan tidak tercela. 

8. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan bersedia ditugaskan pada Satker sesuai keahlian atau latar belakang program studinya. 

Persyaratan khusus

Adapula persyaratan khusus yang perlu dipenuhi oleh calon siswa SIPSS 2021 di antaranya:

1. Pria dan wanita belum pernah menjadi anggota Polri. 

2. Berijazah sesuai dengan jurusan yang dibutuhkan. 

3. Wajib melampirkan tanda lulus/ijazah yang dilegalisir oleh Pembantu Dekan bidang Akademik, untuk lulusan Perguruan Tinggi Negeri/Swasta dengan program studi terakreditasi A dan B dengan minimal IPK 2.75 (terdaftar di BAN-PT). 

4. Wajib melampirkan keputusan penyetaraan yang dikeluarkan Dirjen Pendidikan Tinggi, untuk lulusan Perguruan Tinggi luar negeri. 

5. Umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan SIPSS tahun Anggaran 2021:

  • Maksimal 38 tahun untuk S2 Profesi kedokteran gigi forensik. 
  • Maksimal 36 tahun untuk S2 profesi dan S1/S2 berkompetensi tertentu (pilot dengan sertifikat CPL IR Flying School).
  • Maksimal 29 tahun untuk S1 profesi.
  • maksimal 26 tahun untuk S1/D4. 

6. Tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku). 

  • Pria: 158 cm.
  • Wanita: 155 cm. 

7. Belum pernah menikah secara hukum positif/agam/adat (belum pernah hamil/melahirkan) dan sanggup untuk tidak menikah selama pendidikan pembentukan. Khusus S2 profesi dan S1/S2 yang memiliki kompetensi penerbangan diperbolehkan sudah menikah, namun bagi wanita belum mempunyai anak dan sanggup tidak mempunyai anak/hamil selama pendidikan pembentukan. 

8. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun terhitung mulai saat diangkat menjadi Perwira Polri. 

9. Tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain. 

10. Mendapat persetujuan dari instansi bersangkutan bagi yang sudah bekerja dan pernyataan berhenti dengan hormat bila lulus seleksi dan terpilih masuk pendidikan pembentukan Polri. 

11. Mengikuti dan lulus pemeriksaan dengan materi yang sudah ditentukan. 

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery