pasang iklan

BTS Palapa Ring Puncak Dibakar, Kominfo Upayakan Alternatif VSAT

PAPUA, JAGAPAPUA.COM - Pembakaran 2 base transceiver station (BTS) di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal menyebabkan jaringan Palapa Ring Ilaga, Kabupaten Puncak terputus. 2 BTS yang dibakar pada sabtu (9/1) juga mengakibatkan gangguan konektivitas jaringan daerah-daerah di sekitar Ilaga.

Menurut Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Anang Latif tengah melakukan investigasi untuk mengetahui pelaku pembakaran dan mengupayakan alternatif teknologi lain yaitu dengan very small aperture terminal atau VSAT untuk memenuhi konektivitas Ilaga dan daerah sekitar yang terdampak.

"Menghadapi musibah ini, Kominfo mengupayakan beberapa hal. Pertama, melakukan investigasi menyeluruh untuk mencari tahu identitas pelaku dan motif pembakaran. Kedua tetap berkomitmen mengupayakan backup konektivitas di wilayah terdampak dengan menggunakan teknologi lain, yaitu satelit atau VSAT, untuk melayani Kota Ilaga," kata Anang Latif dalam siaran pers secara virtual pada senin (11/1).

Pihak Kominfo sangat menyesalkan aksi pembakaran 2 tower microwave Palapa Ring Timur tersebut yaitu tower B4 dan B5. Anang Latif mengatakan bahwa pembangunan Palapa Ring Timur merupakan upaya dan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pelayanan konektivita guna mengatasi gap atau kesenjangan digital di Indonesia.

“Dengan infrastruktur yang mumpuni dan merata, kita bisa mengatasi kesenjangan digital,” ungkap Anang Latif.

Pembangunan Palapa Ring Timur adalah bagian dari proyek besar Pala Ring dan merupakan prioritas pemerintah untuk membangun infrastruktur digital hingga tahun 2024. Kominfo berharap masyarakat turut menjaga infrastruktur yang telah dibangun demi kepentingan bersama. Ia juga berharap bahwa dengan adanya infrastruktur digital di Papua dapat memunculkan talenta baru Indonesia khususnya dari Tanah Papua.

Sementara itu Direktur Operasional PT Palapa Timur Telematika, Eddy Siahaan Mora yang merupakan mitra jaringan Palapa Ring mengatakan pihaknya membutuhkan jaminan keamanan agar kejadian serupa tidak berulang di kemudian hari.

"Untuk membangun kembali site B4 dan B5 ini, kami dari PT Palapa Timur Telematika butuh jaminan keamanan bahwa untuk berikutnya tak terjadi lagi, tentunya dengan kerja sama yang sudah Pak Anang Latif sebutkan tadi," ungkapnya. [UWR]

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery