pasang iklan

Kapolres Mimika Hadiri Rapat Koordinasi Pemekaran Papua Tengah

JAGAPAPUA.COM -  Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK menghadiri Rapat Koordinasi Pemekaran Propinsi Papua yang diselenggarakan Pemda Kab. Mimika, bertempat di Ruang Serbaguna Hotel Cendrawasih 66, Jln. Cendrawasih, Kel. Kwamki, Distrik Mimika Baru, Kab. Mimika yang dihadiri juga Bpati Mimika Eltinus Omaleng, S.E., M.H. dan diikuti 70 Orang terdiri dari Tamu Undangan, SKPD dan masing-masing lembaga adat Papua beserta Tokoh Masyarakat, Selasa (26/01).

Bupati Mimika dalam sambutannya menyampaikan Provinsi Papua Tengah Mimika akan bergabung dengan wilayah adat Lapago dan Mepago dan dirinya berpikir kedepan apakah ada peluang bagi orang Amungme dan Kamoro.

Kapolres Mimika mengatakan bahwa ada 7 wilayah adat baik dari Fak-fak, Timika dan Bintuni. Tujuan pemekaran tersebut disebutkan agar pembangunan bisa merata dan bisa membangun daerah tersendiri sehingga untuk melakukan hal tersebut ada arahan dari Pemerintah serta TNI-Polri selalu mendukung.

AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK menyebut akan tetap menjaga keamanan dan harapan kedepan dapat ditemukan konsep yang bagus.

Lembaga Masyarakat Kamoro Marianus Maknaipeko menyampaikan bahwa pandangan lembaga adat Bupati Mimika sangat baik karna pihaknya sangat mendukung hal tersebut.

Karel Kum perwakilan dari Lemasa sangat mengapresiasi atas segala perjuangan dari Bupati, pihaknya memberi masukan bahwa tidak boleh disibukan diwilayah adat akhirnya provinsi di ambil alih sehingga pihaknya akan menyatukan semua dan rekomendasikan untuk mendukung Bupati.

Pemekaran Provinsi Papua dan Timika sebagai ibu Kota Provinsi juga sangat didukung oleh Ketua Kerukunan Fak-fak yakni Payusban.

Bupati Mimika mengatakan semua sepakat tentang wilayah adat. Jika cepat, Mendagri akan turun sendiri pada bulan Maret.

“Secara struktur sudah siap, kita harus luruskan dulu masalah wilayah adat dan sertifikat tanah, kesepakatan Eksekutif dan Legislatif serta Bupati. Mimika sebagai ibu Kota Provinsi Papua Tengah dan Provinsi Papua Tengah Masuk dalam Wilayah Adat Dombray.” Ujar Bupati. (**)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery