pasang iklan

Aktivitas Instansi Pemda di Intan Jaya Mandek, Ada Apa?

JAGAPAPUA.COM - Aktivitas pemerintahan di Kabupaten Intan Jaya Papua hingga awal Februari tidak berjalan sebagaimana mestinya. Semua instansi di lingkungan Pemda Kabupaten Intan Jaya tidak membuka kantor dan tidak terlihat adanya aktivitas ASN di Sugapa, ibu kota Intan Jaya. Hal ini membuat Ombudsman Papua akan memeriksa langsung situasi yang pelayanan publik di Intan Jaya.

Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Papua, Iwanggin Sabar Olif mengatakan bahwa aktivitas pemerintahan sudah seharusnya tetap berjalan dikarenakan masih terdapat pihak keamanan di Kabupaten Intan Jaya. Menurut Sabar, pihaknya akan segera bertindak dengan menurunkan tim ke Intan Jaya berdasarkan instruksi dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas).

“Ombudsman Papua akan menerjunkan tim ke sana sesuai dengan instruksi Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional. Kami akan melihat langsung situasi pelayanan publik di Intan Jaya,” terang Iwanggin Sabar, dikutip dari Kompas (7/2).

Sementara itu, perihal mandeknya aktivitas pemerintahan di Kabupaten Intan Jaya, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setda Intan Jaya, Belkius Kabak mengatakan kondisi tersebut terjadi dikarenakan faktor keamanan di wilayahnya. Menurut Belkius Kabak, belum banyak informasi yang dapat disampaikan karena pihaknya masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Bupati Intan Jaya.

Kepala Kepolisian Resor Intan Jaya, Ajun Komisaris Besar I Wayan G Antara mengatakan pihaknya berharap aktivitas pemerintahan di Intan Jaya dapat berjalan normal kembali. Ia menjelaskan, akibat tidak adanya pemda Intan Jaya menyebabkan pihak kepolisian dan TNI mengalami kesulitan bersinergi saat terjadi permasalahan di Kabupaten Intan Jaya.

Lebih lanjut, menurutnya I Wayan G Antara, masyarakat juga telah meminta kehadiran pihak Pemda Intan Jaya pada oktober 2020 lalu saat bertemu dengan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) terkait dengan kasus penembakan Pendeta Yeremia Zanambani di Intan Jaya. Akan tetapi, hingga kini belum diketahui pasti keberadaan para pegawai pemerintahan Kabupaten Intan Jaya.

Berbeda dengan kondisi aktivitas pemerintahan yang berhenti sejak 2020 lalu, beberapa sekolah di tingkat SMP dan SMA nampak masih tetap berjalan. Hal ini dikarenakan sulitnya akses internet di wilayah Intan Jaya sehingga pembelajaran tidak dilaksanakan secara daring. Sedangkan, fasilitas kesehatan seperti puskesmas tetap berjalan dan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat. Selain itu, diketahui aktivitas masyarakat secara umum juga masih berjalan seperti biasanya.

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery