pasang iklan

Senator Filep: Seminar IKB Kebar Contoh Nyata Mencintai Alam

TAMBARAUW, JAGAPAPUA.COM - Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Dr. Filep Wamafma, SH.,M.Hum mendukung kegiatan pemuda dalam upaya perlindungan dan pemeliharaan hutan bagi keberlangsungan hidup manusia dan alam itu sendiri.

Menurut Filep Wamafma, hutan adalah salah satu sumber penghidupan, karena itu segala edukasi terkait lingkungan dan hutan harus didukung. Salah satunya kegiatan seminar yang diadakan Ikatan Keluarga Besar Kebar (IKBK) Kabupaten Tambrauw di Manokwari dengan menggusung tema "Melindungi Hutan dan Lingkungan Merawat Kehidupan," di kampung Anjai, Distrik Kebar, Kabupaten Tambrauw, Sabtu (6/2/2021).

Filep Mengapreasi kegiatan tersebut karena menurutnya, wujud nyata mencintai alam adalah dengan membangun kesadaran bersama melalui berbagai kegiatan edukasi.

Hadir sebagai narasumber, Muhammad Farid selaku Direktur Advokasi Kebijakan, Engagement dan Riset Yayasan Eco Nusa yang berbicara mengenai manfaat hutan bagi kehidupan manusia.

Tak hanya Muhammad Farid, hadir juga narasumber lainnya yaitu, Yanuarius Anouw selaku Wakil Direktur Bentara Papua, salah satu lembaga swadaya masyarakat yang bergerak pada upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sementara narasumber lainnya yaitu, James David selaku Pjs Pemimpin Departemen Pemasaran Kredit Dana dan Jasa, Bank Papua Kantor Cabang Utama (KCU) Manokwari.

"Seminar ini bertujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya merawat hutan kepada masyarakat," ujar Ketua Panitia Seminar, Yohanis Ajoi.

Ajoi melanjutkan upaya perlindungan hutan terus dilakukan guna mencegah terjadinya bencana alam. Selain juga Hutan memiliki banyak manfaat karena menjadi sumber kehidupan. Karena itu kata dia, upaya perlindungan hutan harus terus digalakkan bagi kesejahteraan bersama.

"Perlindungan hutan di satu sisi kita terus kampanyekan, namun di sisi lain bagaimana mengelola dengan bijak bagi kebutuhan hidup warga,"kata dia.

Ia menambahkan, seminar perlindungan hutan bukanlah kegiatan politik. Diakuinya perlindungan hutan merupakan tanggung jawab bersama dalam mencegah terjadinya kerusakan hutan. Pemanfaatan hutan secara bijaksana dinilai mampu menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat.

"Hutan punya manfaat ganda karena itu harus dimanfaatkan sesuai kebutuhan," terang sekretaris IKK Manokwari tersebut.

Senada dengan itu, Ketua IKK Manokwari, Maikel Ajoi menyatakan, usaha melindungi hutan harus menjadi sebuah kesadaran bersama. Tanpa adanya pemahaman bersama maka semangat menjaga hutan di tengah arus perubahan menjadi tantangan yang tidak mudah.

"Kita semua harus sadar bahwa usaha ini kita lakukan di tengah arus perubahan," jelas Ajoy.

Maikel mengingatkan agar setiap usaha perlindungan hutan demi generasi selanjutnya harus didukung. Karena tanpa dukungan dan kerja sama masyarakat upaya perlindungan dan pemanfaatan hutan tidak berjalan maksimal sesuai harapan masyarakat.

"Perlindungan hutan harus menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat," tuturnya.

Seminar ditutup dengan penanaman pohon secara simbolis oleh perwakilan Eco Nusa, Kapolsek Kebar, Danpos Koramil Kebar, Perwakilan Klasis GKI dan Kepala Sekolah SMP N 09 Kebar. Penanaman pohon menjadi ungkapan nyata wujud kepedulian dan perlindungan hutan.

"Harapan kita seminar ini menjadi pemancing semangat bagi kita semua untuk mencintai hutan dengan bijaksana," pungkas moderator seminar, Pauinus Baru menutup seluruh rangkaian seminar. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery