pasang iklan

Pelepasan KKN STIH Manokwari, Ini Pesan Ketua Satgas Covid-19

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari Papua Barat melaksanakan pelepasan mahasiswa/i angkatan ke-XXXVII (37) yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun akademik 2020-2021. Mahasiswa/i KKN diterjunkan ke dalam beberapa kabupaten di Provinsi Papua Barat yaitu Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan (Mansel), Pegunungan Arfak (Pegaf) dan Tambrauw. Penentuan kampung-kampung lokasi KKN sudah disesuaikan dengan hasil survei lokasi yang layak untuk program KKN.

Acara pelepasan ratusan mahasiswa/i KKN STIH Manokwari turut disaksikan oleh Bupati Manokwari yang diwakili oleh Asisten II Setda Kabupaten Manokwari, Dr. Hendri Sembiring. Acara tersebut berlangsung di aula Kampus STIH Sanggeng Manokwari pada Senin (22/2). Dr. Sembiring yang juga menjabat sebagai Ketua gugus tugas Covid-19 Kabupaten Manokwari menyampaikan apresiasi kepada Ketua STIH dan jajaran atas pelaksanaan program KKN ke tingkat kampung-kampung di wilayah Manokwari.

Dalam kesempatan tersebut, Hendri Sembiring berpesan kepada maahasiswa/i STIH Manokwari untuk tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai instruksi pemerintah. Hal tersebut sangatlah penting mengingat KKN dilaksanakan di tengah kondisi pandemi Covid-19.

“Mewakili empat kabupaten yang menjadi lokasi KKN, saya menyampaikan apresiasi kepada STIH Manokwari yang akan melepas mahasiswa/i ke lokasi KKN. Namun yang saya berpesan adalah memperhatikan prokes covid-19” ungkap Hendri Sembiring.

Melalui program KKN tersebut, Hendri Sembiring berharap mahasiswa/i STIH Manokwari dapat membantu pemerintah dalam menyerap aspirasi masyarakat di masing-masing lokasi KKN. Aspirasi yang diperoleh langsung dari masyarakat dapat disampaikan lebih lanjut kepada pemerintah. Dengan demikian mahsiswa/i dapat menjadi mitra pemerintah dalam membangun daerah demi kemajuan bersama.

Menurut Sembiring, kehadiran mahasiswa di lokasi KKN merupakan wujud kepedulian dan menjadi angin segar untuk membantu masyarakat melalui keilmuan yang sudah diterima dari STIH Manokwari. Transfer pengetahuan dan keilmuan inilah yang kemudian akan diterapkan dalam kehidupan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Sembiring menyampaikan bahwa mengingat situasi pandemi covid-19 yang masih meningkat di daerah Manokwari, diharapkan kepada seluruh mahasiswa agar selama melaksanakan program KKN wajib memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. 

“Jadi hanya tiga hal yang diperhatikan oleh mahasiswa sekalian, yaitu 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Lalu yang terpenting adalah menggunakan masker selama melaksanakan kegiatan apapun di lokasi KKN” pesan Sembiring.

Sebelum menutup sambutannya, Sembiring berpesan kepada seluruh mahasiswa untuk selalu menjaga kesehatan dan nama baik STIH. Mahasiswa/i juga diminta untuk memberikan edukasi pencegahan Covid-19 kepada masyarakat selama berada di lokasi KKN. (WRP/HUMAS)

Share This Article

Related Articles

Comments (3)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery