pasang iklan

Suara Kemanusiaan Riri Dano untuk Ainin Qulaibah Arsit

MALUKU UTARA, JAGAPAPUA.COMMenyandang status sebagai anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan di provinsi Maluku Utara tidak sedikitpun merubah seorang Riri Dano untuk terus menyuarakan suara kemanusiaan di tanah para raja. Perempuan cantik kelahiran Tidore tersebut tergugah hatinya setelah mendengar dan menyaksikan sebuah foto yang dibagikan oleh temannya di Kabupaten seberang Halmahera Selatan (Halsel).

Riri tergugah hatinya saat menyaksikan raut wajah sedih seorang bocah yang dipajang dalam foto melalui kiriman via WhatsApp sahabatnya. Bocah malang tersebut bernama Ainin Qulaibah Arsit, bocah asal Desa Tabajaya, Kecamatan Bacan Timur Selatan. Setelah melihat fotonya, Riri segera menghubungi koleganya di DPR untuk dapat menyisihkan sedikit uluran tangan terhadap nasib yang menimpa bocah tersebut.

Riri mengatakan sudah sejak lahir terdapat cairan yang mengendap di kepala Ainin yang berusia 8 bulan ini. Menurut Riri saat menatap foto tersebut, dirinya merasakan simpatik yang amat dalam.

“Saya membayangkan betapa malang nasib Ainin, lantaran menahan gumpalan cairan membesar pada kepalanya," ucap Riri saat dihubungi tim jagapapua.com pada Rabu (3/3).

Menurutnya, Ainin hanya bisa meratap lemah di dalam rumahnya. Keceriaan bocah tersebut mulai hilang semenjak kepalanya membesar. Riri juga menyebutkan berbagai upaya telah diusahakan untuk pengobatan oleh orang tua Ainin. Akan tetapi pihak keluarga terhalang besarnya biaya pengobatan saat ini.

Menurut Riri, gumpalan cairan itu sudah ada di kepala sejak Airin dilahirkan. Pada awalnya kepalanya tampak kecil, namun bulan demi bulan keadaannya semakin parah akibat keterbatasan orang tua untuk membiayai pengobatan ke dokter.

"Untuk sekarang ini kepala Airin kian parah, selepas usianya memasuki 8 bulan, pembesaran di kepala semakin menjadi dan ini membuatnya tersakiti," Ungkap Ririn.

Ririn juga menuturkan bahwa selama ini pengobatan penyakit yang diderita Airin hanyalah sekali dibawa sampai ke dokter. Selebihnya terhalangi lantaran keluarga tidak memegang kartu BPJS Kesehatan.

Merasa terpanggil jiwa kemanusiaanya terhadap nasib, Ainin Qulaibah Arsit Mendengar Hal itu Riri kemudian mengambil langkah untuk menggalang dana kemanusiaan pada lingkungan DPRD Kota Tidore kepulauan serta kepada para sahabatnya. (RS)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery