pasang iklan

Proyek Drainase Tidore Dipertanyakan, Daud Bungkam dari Jurnalis

MELANESIA, JAGAPAPUA.COM - Terkait dengan tidak dipajangnya papan proyek pengerjaan drainase di Tidore dan munculnya sejumlah pertanyaan terkait, Kepala Bidang Dinas Pekerjaan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara (Malut) Daud Ismail, diduga kuat alergi terhadap jurnalis. Daud diketahui juga menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja Perangkat Daerah Tugas Pembangunan (SKPD-TP).

Sikap Daud ketika dimintai keterangan oleh sejumlah jurnalis dirinya selalu mengelak dengan cara memblokir nomor Handphone jurnalis. Hal tersebut adalah pengakuan sejumlah jurnalis pada Jumat (12/3) yang tidak bersedia namanya dituliskan. Sikap Daud membuat pertanyaan masyarakat semakin besar.

Menurut mereka, Daud acap kali mengelak dari kejaran jurnalis. Daud terkesan menghindari jurnalis saat dimintai keterangan mengenai tidak dipajangnya papan informasi proyek drainase yang dikerjakan melalui swakelola tersebut.

Sementara itu, berdasarkan sejumlah keterangan yang didapat jurnalis melalui pengawas proyek drainase di beberapa lokasi pekerjaan di Kota Tidore menyampaikan apabila ada jurnalis yang bertanya tentang pekerjaan proyek tersebut langsung dihubungkan kepada dirinya. Demikian ungkap salah seorang Pengawas Proyek Drainase di Kelurahan Mareku saat dimintai keterangan.

Informasi yang disampaikan oleh beberapa jurnalis yang pernah menghubungi Daud Ismail, mengatakan bahwa Daud Ismail terkesan tidak kooperatif. Daud sejauh ini diketahui tidak memahami kerja-kerja jurnalistik.

"Kalau dirinya memblokir nomor telepon beberapa jurnalis berarti suatu bentuk kebodohan, prinsipnya jurnalis itu bekerja harus meng-crosscheck informasi terlebih dahulu. Daud harus memberikan klarifikasi, bukan memblokir no hp jurnalis," ujar beberapa jurnalis yang terlanjur kesal pada Daud Ismail.

Lebih lanjut, jurnalis pernah menghubungi Daud tersebut mengatakan sangat keliru apabila berstatus Kepala Bidang dengan sesuka hati memblokir no handphone beberapa jurnalis. Menurutnya, posisi Daud Ismail harus memahami secara komperhensif kerja-kerja jurnalistik.

Sebelumnya diketahui, nomor handphone beberapa jurnalis telah diblokir oleh Kepala Bidang di PUPR provinsi  tersebut. Daud Ismail diduga bungkam dan enggan untuk dikonfirmasi oleh beberapa jurnalis.

“Apa lagi ada juga WhatsAppnya jurnalis langsung diblokir Kepala Bidang tersebut, sampai saat ini hubungan komunikasi tersebut diduga tetap tertutup," ujarnya. (RS)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery