pasang iklan

Menhub RI Tolak Usulan Pemprov Malut Bangun Bandara Baru Sofifi

MELANESIA, JAGAPAPUA.COMUsulan pembangunan bandar udara baru di Kota Sofifi, Maluku Utara, ditolak mentah-mentah oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia. Penolakan tersebut karena bandara yang diusulkan Pemerintah Provinsi Malut itu berdekatan dengan Bandara Sultan Babullah Ternate.

“Usulan pembangunan bandara di Sofifi ditolak karena berdekatan dengan Bandara Sultan Babullah Ternate,” kata Gubernur Maluku Utara, KH Abdul Gani Kasuba, di Kantor Gubernur Maluku Utara, Jum’at (26/3).

Gubernur Malut mengaku bahwa pengusulan pembangunan bandara di Sofifi tersebut, pada saat agenda kunjungan kerja Presiden Joko Widodo terkait peresmian Bandara Kuabang Kao di Halmahera, pada Rabu, 24 Maret kemarin.

Selain itu, Pemerintah Provinsi juga mengusulkan jalan tol dari Sofifi ke Bandara Kuabang Kao, Halmahera Utara.

“Jalan tol ini diusulkan, agar jarak tempuh menuju Kuabang yang sebelumnya 2 jam, bisa berubah menjadi 45 menit,” ujarnya.

Selain mengusulkan jalan tol, Pemprov juga mengusulkan agar Sofifi segera dijadikan kota Madya, supaya jika terdapat masalah yang terjadi di kota Sofifi, maka dapat dengan cepat ditangani dan anggaran provinsi pun juga tidak fokus pada pembangunan ibu kota.

“Usulan tersebut sudah disampaikan ke Kemendagri,” tutupnya. (As)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery