pasang iklan

Kades Oeltua NTT: Keributan di Gereja Tak Berkaitan dengan TNI AU

KUPANG, JAGAPAPUA.COMKepala Desa Oeltua, Kupang, Daniel Mananel memberikan klarifikasi terhadap informasi yang beredar viral tentang keributan yang di dalam konsistori Gereja Masehi Injili Di Timur (GMIT) Jemaat Lanud El Tari Kupang. Daniel menyampaikan bahwa kejadian keributan tersebut tidak berkaitan dengan pihak TNI AU. Hal itu ia sampaikan saat dimintai keterangan oleh anggota DPD RI asal NTT, Abraham Lyanto.

“Ini hoaks bapak, soalnya sudah ada klarifikasi dan tidak ada sangkut pautnya dengan TNI AU,” jelas Daniel pada Minggu (28/3).

Daniel juga menjelaskan bahwa dirinya telah menerima informasi terkait keributan tersebut dari pihak Gereja. Menurutnya, pihak GMIT telah mengklarifikasi bahwa keributan yang terjadi merupakan masalah internal gereja dan tidak berkaitan dengan pihak TNI AU. Lebih lanjut, oknum yang membuat keributan dan terlihat viral di berbagai media adalah warga jemaat Lanud yang terlibat kesalahpahaman internal Gereja.

“Ini masalah intern majelis dalam Gereja. Saya sudah mendapat informasinya dari pihak gereja. Orang yang di foto itu menurut jemaat Lanud bahwa dia juga warga Jemaat Lanud dan ada kesalahpahaman di dalam,” tambahnya.

Sebelumnya, telah beredar viral di berbagai pemberitaan tentang beberapa oknum yang mengatasnamakan diri mereka sebagai anggota Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) atau TNI AU. Pengakuannya sebagai anggota AURI menyebabkan salah seorang anggota majelis Jemaat JLET Penfui, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Alex Luttu menyampaikan kekesalannya. Ia menuturkan dua oknum tersebut membuat keributan di ruang konsistori Jemaat Lanud El Tari dengan perbuatan yang tidak pantas.

“Oknum bercelana pendek, tidak memakai masker, mengatasnamakan Anggota AURI Pangkalan Lanud El Tari Penfui, dan seorang temannya menyerbu masuk ruang konsistori Jemaat Lanud El Tari, mencekik, menunjuk-nunjuk dan memaki-maki beberapa anggota majelis jemaat JLET Penfui dengan dalil Majelis Jemaat tersebut membuat keributan,” ujar Alex melalui akun Fecebook pribadinya Alex Luttu pada Sabtu (27/3).

Alex sangat menyanyangkan tindakan oknum tersebut. Ia mempertanyakan keduanya apakah benar merupakan Anggota AURI mengingat perbuatannya sangat tidak pantas. Menurut Alex, oknum tersebut menuduh para anggota majelis membuat keributan sehingga pihaknya mendatangi para jemaat JLET Penfui.

“Apakah benar kamu anggota AURI?….ko seperti itu tingkahmu?…kalau kau anggota AURI kau harus  menjadi penengah, bukan masuk ruang gereja dengan celana pendek, tidak mamakai masker, mencekik sambal mengeluarkan kata-kata “Ku bunuh kamu” memaki-maki, dan menunjuk-nunjuk  anggota majelis jemaat yang sudah menyiapkan hatinya dari rumah tangganya dengan istri dan anaknya untuk beribadah,” jelasnya.

Nampak sangat kesal, Alex terus mempertanyakan tuduhan oknum tersebut. Ia lalu mempertanyakan perilaku yang tidak pantas yang dilakukan oleh kedua oknum tersebut.

“Kau menuduh anggota majelis membuat keributan. Keributan yang manaaaaaaaa………???? Rasanya ada tenang-tenang saja sebelum kamu datang masuk ruang konsistori dan berteriak-teriak mengintimidasi anggota majelis jemaat. Masak orang mau beribadah harus diintimidasi seperti itu,” tambahnya.

Merasa tidak terima, Alex juga mempertanyakan perilaku oknum tersebut yang justru terkesan mengintimidasi para jemaat yang beribadah. Ia berharap Presiden Jokowi, Panglima TNI, Ketua Komnas HAM RI dan Komandan Pangkalan TNI AU Lanud ElTari Penfui untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.

“Kami mohon dengan hormat, tolong lihatlah dan binalah orang-orang ini agar menjadi orang-orang baik dan mampu mengayomi masyarakat, bukan sebaliknya mencekik, memaki-maki, dan mengeluarkan kata-kata “Ku bunuh Kamu “menunjuk-nunjuk anggota majelis jemaat. Kami sebagai sesama anggota majelis jemaat, kami sebagai jemaat yang memilih majelis jemaat, kami sebagian besar Jemaat JLET Penfui, kami sebagai istri dan anak merasa dinjak-injak dengan kelakuan oknum-oknum ini yang mengatasnamakan AURI,” terangnya.

Alex berharap kepada berbagai pihak terkait untuk tetap menjaga dan melindungi seluruh rakyat Indonesia. Sehingga setiap warga Indonesia merasa aman dan terlindungi di negaranya sendiri.

“Kami tetap menghormati dan percaya kepada Angkatan Udara Republik Indonesia sebagai salah satu kekuatan Negara yang menjaga dan melindungi segenap Rakyat Indonesia, termasuk kami kami ini. Bapak-bapak yang terhormat tolong tanggapilah hal, agar jangan terulang lagi. Terima kasih,” tutupnya.

Dengan adanya klarifikasi dari Kepada Desa Oeltua, Kupang, Daniel Mananel memberikan penjelasan tentang pemberitaan yang viral di berbagai media. Setelah meminta klarifikasi langsung kepada Kades Daniel, Anggota DPD RI asal NTT, Abraham Lyanto berharap seluruh warga tetap tenang dan tidak terprovokasi. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (2)

  • CarrollFlife

    http://prednisone.digital/# prednisone 7.5 mg

  • JosephHof

    https://withoutprescription.guru/# non prescription erection pills

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery