pasang iklan

Ketua Satgas Ajak Mahasiswa STIH Manokwari Cegah Infeksi Covid-19

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Papua Barat memberikan materi tentang penanganan, pencegahan dan sosialiasi vaksinasi kepada calon mahasiswa dan mahasiswi baru melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari Papua Barat.

Ketua Satgas Covid-19 Papua Barat, Derek Ampnir menyampaikan terima kasih kepada pihak STIH Manokwari dan panitia PKKMB yang memberikan kesempatan kepada mereka untuk menyampaikan materi tentang bagaimana penanganan, pencegahan wabah covid-19 dan program vaksinasi kepada masyarakat di kabupaten/kota se-Papua Barat.

Dalam kesempatan itu, Ampnir mengajak mahasiswa/i STIH Manokwari untuk turut mencegah penyebaran wabah Covid-19. Menurut Ampnir Covid-19 merupakan bencana yang saat ini melanda dunia. Akibatnya, sejumlah aktivitas dibatasi, termasuk perkuliahan di STIH Manokwari. Namun ia berharap mahasiswa sebagai orang yang berintelektual harus membiasakan diri dalam menghadapi perubahan masa pandemi Covid-19 ini.

Lebih lanjut, Ampnir menjelaskan bahwa untuk menghindari dampak Covid-19 di lingkungan kampus, maka mahasiswa/i harus memperhatikan beberapa hal penting. Diantaranya menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, tidak boleh berkuruman dalam jumlah yang banyak.

Ia menjelaskan, Covid-19 tidak dapat dilihat, sehingga termasuk bencana yang menyerang dan mematikan. Oleh karena itu, ia mengimbau para mahasiswa/i dan dosen tetap menjaga diri agar tetap sehat dan terhindar dari bahaya Covid-19 ini.

“Jadi kita diajak untuk membiasakan diri melalui kegiatan perkuliahan selama masa pandemi covid-19. Namun kita berharap pandemi ini segera berakhir agar semua aktivitas berjalan sebagaimana sebelum adanya Covid-19,” harap Derek Ampnir saat memberikan materi Covid-19 melalui zoom kepada mahasiswa/i baru pada Jumat (27/8). 

Kepala BPBD Provinsi Papua Barat ini menjelaskan bahwa berdasarkan laporan terbaru penderita Covid-19 di kabupaten/kota terus meningkat, maka pencegahan terus dilakukan oleh tim medis, baik di rumah sakit maupun puskemas dan dibantu pihak TNI-Polri di sejumlah daerah. Bahkan sosialisasi terus dilakukan agar masyarakat Papua Barat tetap memahami cara-cara menghindari Covid-19, termasuk masyarakat bisa diedukasi untuk melakukan vaksinasi.

Di kesempatan itu, Ampnir membuka ruang bagi calon mahasiswa/i baru untuk bertanya. Salah satu calon mahasiswa di kampus Momi Waren mempertanyakan kapan Covid-19 akan berakhir. Ampnir menjawab dengan mematuhi protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi merupakan senjata yang ampuh untuk menekan penyebaran Covid-19.

Di akhir materi tersebut, Derek Ampnir menyarankan kepada mahasiswa/i untuk turut membantu satgas dan tim medis melakukan sosialiasi pencegahan Covid-19 kepada masyarakat Papua Barat. Di samping itu, ia mengatakan, mahasiswa hukum merupakan garda terdepan dalam upaya mengedukasi masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. (WRP/Humas STIH)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery